Pentingnya ATM (Amati, Tiru, Modifikasi) dalam Berbisnis

Share this Post

Table of Contents

Yuk, cari tahu lebih lanjut tentang ATM atau Amati, Tiru, Modifikasi.

Dalam berbisnis, ada sebuah prinsip yang dikenal sebagai ATM atau kepanjangan dari Amati Tiru Modifikasi.

Di era modern saat ini, sudah ada banyak jenis bisnis di tengah masyarakat. Pelanggan pun bisa memilih kebutuhannya secara lebih leluasa.

Nah, bagi kamu yang ingin menjadi pengusaha, dibutuhkan kreativitas untuk menciptakan produk atau layanan baru di pasar. Dalam hal ini, prinsip Amati Tiru Modifikasi bisa digunakan.

Namun sebelum menggunakan prinsip Amati Tiru Modifikasi untuk berbisnis, simak dahulu penjelasannya dalam artikel berikut.

Baca Juga: Kena PHK? Ini 15 Ide Bisnis Modal 1 Juta yang Bisa Dicoba!

Prinsip Amati, Tiru Modifikasi (ATM)

prinsip amati tiru modifikasi
Foto: Ilustrasi Orang Mencari Ide (pexels.com)

Prinsip ATM terdiri dari tiga aspek yaitu amati, tiru, dan modifikasi.

Dalam hal ini, kamu bukan memplagiarisme bisnis milik orang lain. Melainkan mencari dan menghadirkan suatu hal yang berbeda daripada kompetitor sehingga terlihat lebih unggul di pasar.

Lebih lanjut, berikut penjelasan aspek-aspek ATM yang perlu kamu pahami sebelum menerapkannya dalam merintis usaha.

1. Amati

Salah satu aspek “Amati Tiru Modifikasi” ialah amati.

Dalam hal ini, kamu perlu mengamati bisnis-bisnis yang ada di pasar untuk menemukan yang paling menarik dan menjanjikan.

Namun, jangan sampai kamu tergiur dengan jenis bisnis musiman karena bisa saja tidak bertahan lama. Carilah jenis usaha yang memiliki peluang dan prospek menjanjikan ke depan dalam jangka panjang.

Aspek ini merupakan cara yang paling mudah dan murah untuk dilakukan karena kamu hanya perlu mengamati usaha milik orang lain.

Dengan begitu, kamu bisa memiliki pengetahuan tentang hal-hal yang sebaiknya dipersiapkan sebelum berbisnis.

Setelah mengamati industri dan menemukan potensi bisnis yang menjanjikan, kamu sebaiknya langsung memulainya.

Hal besar yang cukup sulit untuk dilakukan saat terjun ke dunia bisnis ialah memulai usaha dari nol. Jadi, lawanlah rasa takut kamu dan mulailah untuk berbisnis sekarang juga.

Jangan sampai peluang yang ada di depan kamu lenyap begitu saja karena takut memulai.

Baca Juga: Manfaat dan Cara Penerapan Market Entry Strategy

2. Tiru

Aspek lain dalam prinsip Amati Tiru Modifikasi ialah meniru. Dalam hal ini, kamu bisa meniru hal-hal yang dilakukan oleh pesaing ketika menjalankan bisnis mereka.

Namun, dengan melakukan beberapa perbaikan dan penyesuaian agar bisnis kamu tidak hanya sekadar menjiplak kompetitor.

Jadi, kamu perlu meniru pesaing dengan cara yang cerdas.

Jangan meniru segala hal milik pesaing secara mentah-mentah karena hal ini bisa saja melanggar hak cipta yang dilindungi oleh hukum.

Proses meniru pesaing dapat menjadi cara yang efektif dalam menjalankan operasional bisnis karena kamu tidak perlu melakukan terlalu banyak eksperimen.

Kamu pun bisa menghemat waktu, tenaga, dan biaya karena hanya perlu mengembangkan dan menyesuaikan strategi kompetitor agar hasilnya lebih optimal.

3. Modifikasi

Ini merupakan aspek terakhir dalam prinsip Amati Tiru Modifikasi. Jadi setelah melakukan pengamatan dan meniru kompetitor, kamu perlu memodifikasinya agar memiliki unsur unik atau ciri khas.

Dengan melakukan modifikasi, kamu pun bisa menciptakan produk atau layanan yang berbeda dari pesaing lain yang ada di industri.

Proses modifikasi ini harus dilakukan dengan penuh kreativitas sehingga tidak benar-benar meniru bisnis orang lain yang menjadi pesaingmu.

Modifikasi yang kamu lakukan juga sebaiknya dilakukan dengan hati-hati, jangan sampai terlalu berlebihan.

Hal ini karena modifikasi yang terlalu ekstrem bisa membuat bisnis kamu sulit menarik pelanggan.

Pastikan proses modifikasi kamu lakukan bisa membuat produk atau layanan yang lebih baik dibandingkan dengan milik kompetitor.

Beberapa contoh modifikasi yang bisa kamu lakukan dalam menciptakan produk atau layanan ialah menghadirkan cita rasa baru, menambahkan fitur dan manfaat, menggunakan kemasan baru yang lebih unik, atau memberikan layanan lebih cepat dan nyaman.

Baca Juga: Apa Itu Creativepreneur? Ini 9 Syarat Menjadi Wirausaha Kreatif

Tips Memulai Bisnis dengan Prinsip ATM

tips memulai bisnis dengan prinsip amati tiru modifikasi
Foto: Penjual Gerabah (pexels.com)

Setelah memahami apa itu Amati Tiru Modifikasi, kamu juga perlu mencari tahu langkah-langkah memulai bisnis.

Bagi kamu yang pemula, mungkin masih belum mengetahui banyak hal seputar bisnis.

Ini dia beberapa tips memulai bisnis yang bisa kamu coba terapkan agar sukses dalam berwirausaha:

1. Buat Perencanaan yang Matang

Jenis bisnis apapun yang ingin kamu jalani, membutuhkan perencanaan sebagai panduannya. Oleh karenanya, jangan lupa untuk membuat rencana usaha yang matang.

Beberapa hal penting yang perlu kamu perhatikan dalam membuat perencanaan usaha ialah deskripsi usaha, estimasi biaya atau modal, strategi pemasaran, target pasar yang dituju, dan hal seputar bisnis lainnya secara rinci.

Dengan begitu, kamu bisa merintis usaha secara lebih terarah. Tujuan bisnis pun bisa dicapai dengan lebih mudah melalui perencanaan yang matang.

2. Tentukan Target Pasar

Saat kamu ingin memulai bisnis dengan prinsip Amati Tiru Modifikasi, jangan lupa untuk menentukan target pasar yang dituju.

Kamu harus tahu siapa yang akan menjadi pelanggan dari bisnismu sehingga bisa membuat strategi pemasaran secara lebih relevan dengan mereka.

Dalam hal ini, kamu bisa menentukan target pasar dari beberapa kriteria. Misalnya jenis kelamin, usia, minat atau hobi, demografi, dan lainnya.

Semakin spesifik target pasar yang kamu pilih, akan kian mudah bagimu untuk menyusun strategi pemasaran.

Jadi, kamu bisa menjangkau calon pelanggan potensial secara lebih cepat.

Baca Juga: 10 Ide Bisnis Modal 100 Ribu, Ada yang Nyaris Tanpa Modal!

3. Lakukan Riset dan Analisis Pasar

Setelah mantap memilih jenis usaha dengan bantuan prinsip Amati Tiru Modifikasi, lakukanlah riset dan analisis pasar untuk mengetahui peluang dan ancaman bisnismu.

Kondisi pasar bisa membantu kamu mengetahui potensi perkembangan bisnis sehingga mencapai keuntungan maksimal yang diharapkan.

Hasil analisis pasar juga dapat memberikan kamu gambaran terkait tantangan atau kendala dalam menjalani usaha.

Sebab, riset bisa membantu kamu melihat pesaing di industri yang sama.

4. Buat Strategi Pemasaran yang Tepat

Dalam berwirausaha, strategi pemasaran menjadi hal yang penting untuk menghasilkan penjualan produk atau pun layanan.

Oleh karenanya, kamu perlu menyusun strategi pemasaran yang tepat agar bisa mencapai keuntungan maksimal.

Dalam hal ini, kamu perlu membuat perencanaan iklan dan promosi agar bisnismu lebih banyak dikenal orang.

Misalnya dengan melakukan pemasaran online maupun offline. Kombinasi strategi pemasaran keduanya bisa menghasilkan lebih banyak pendapatan bisnis.

Namun, tentu saja dibutuhkan kreativitas untuk membuat strategi pemasaran yang bisa menyasar target pasar dengan tepat. Anggaran juga memiliki peran penting dalam strategi pemasaran.

Jadi, persiapkanlah sebaik mungkin agar kamu bisa menghasilkan keuntungan yang diharapkan.

Baca Juga: 9 Syarat untuk Menjadi Wirausaha yang Berhasil

5. Tidak Pantang Menyerah

Mencari ide bisnis dengan prinsip Amati Tiru Modifikasi mungkin merupakan hal yang mudah, sehingga siapa saja dapat melakukannya.

Namun saat menjalani bisnis tersebut, bisa saja ada banyak kendala dan tantangan yang mewarnainya. Nah, tidak semua pebisnis bisa tahan terhadap hal itu.

Oleh karenanya, kamu perlu menyiapkan diri sebaik mungkin agar tetap bisa mempertahankan bisnis meski diterpa masalah.

Teruslah mengembangkan usaha walaupun prosesnya penuh lika-liku.

Jadikanlah kegagalan yang ada sebagai pembelajaran agar kamu bisa menjadi lebih baik lagi untuk kedepannya.

Itu dia penjelasan seputar ATM atau Amati Tiru Modifikasi yang bisa kamu terapkan dalam merintis usaha. Semoga bermanfaat, ya.