Apa Itu HTTPS? Pahami Fungsinya agar Toko Online Aman dari Peretas

Share this Post

apa itu https
Table of Contents

Kamu pasti tak asing lagi dengan HTTPS. Setiap membuka situs melalui web browser, pasti tertulis HTTPS. Nah, sebetulnya apa itu HTTPS? Lalu apa bedanya dengan HTTP? 

Jika kamu ingin membuat situs web untuk bisnis online, pastikan berprotokol HTTPS. Artinya website kami lebih terlindungi, ketimbang menggunakan protokol HTTP. 

Salah satu syarat inti sebuah website menjadi aplikasi web progresif, yaitu menggunakan protokol HTTP secure atau HTTPS. 

Pemilik situs web pun ramai-ramai meningkatkan keamanan website. Salah satunya melalui protokol website yang tepat.  

Jika kamu menggunakan HTTPS, maka keamanan informasi pribadimu cenderung lebih aman. Khususnya dari para peretas. 

Versi HTTP secure ini membuat peretas kesulitan membaca data pengguna di internet. Nah, itu sebabnya sebelum kamu membangun toko online, ketahui dahulu apa itu HTTPS dan apa bedanya dengan HTTP. Berikut ini adalah ulasan singkatnya.

Baca Juga: 3 Langkah Jualan Website yang Dapat Menghasilkan Uang

Apa Itu HTTPS? 

apa itu https
(Foto cyber security. Sumber: Freepik)

Cloudflare menulis, HTTPS adalah kependekan dari Hypertext Transfer Protocol Secure. Ini adalah versi aman dari HTTP yang merupakan protokol utama untuk mengirim data antara browser web dan situs web. 

HTTPS disebut lebih aman digunakan ketimbang HTTP. Mengapa? Sebab HTTPS dibuat atau dienkripsi untuk meningkatkan keamanan transfer data. 

Bagi pengguna yang mengirimkan data penting, semisal rekening bank, layanan email, dan informasi pribadi lainnya, tentu lebih aman jika menggunakan HTTPS. 

Sekarang ini, semua situs web, apalagi yang memerlukan izin masuk seperti e-banking, email, dan media sosial, wajib menggunakan HTTPS. 

Jika kamu menggunakan browser Chrome, situs web yang tidak menggunakan HTTPS ditandai berbeda. 

Kamu bisa melihat gembok hijau di bagian URL. Itu sebagai tanda bahwa halaman web aman.

Sejak 2018, browser Chrome juga menandai situs web yang tidak menggunakan HTTPS dengan munculnya keterangan “not secure” pada URL-nya. 

Nah, jika kamu menemukan keterangan seperti itu, kamu harus berhati-hati dalam mengakses web tersebut.

Setelah mengetahui apa itu HTTPS, lalu bagaimana cara kerja HTTPS? HTTPS memakai protokol enkripsi untuk berkomunikasi yang disebut Transport Layer Security (TLS). TLS dikenal juga sebagai Secure Sockets Layer (SSL).

Protokol tersebut mengamankan pencarian atau penelusuran dengan apa yang disebut private key. Ada dua jenis pengamanan yang dikenal.

Pertama, private key. Ini dikendalikan oleh pemilik situs web. Biasanya sesuatu yang bersifat pribadi. 

Penggunaan situs web ada di server dan informasi lebih aman karena dienkripsi menggunakan private key

Kedua, public key. Laman ini tersedia untuk siapa saja yang ingin berinteraksi, tetapi lebih aman. 

Informasi yang dienkripsi menggunakan public key hanya bisa didekripsi oleh private key. Nah, berdasarkan penjelasan di atas, apakah kamu sudah memahami apa itu HTTPS?

Baca Juga: Apa Itu Website Single Page? Ini 8 Manfaatnya

Perbedaan HTTP dan HTTPS

apa itu https
(Foto pengamanan situs web. Sumber: Freepik)

Sebagian dari kamu mungkin bertanya apa itu HTTPS dan apa bedanya dengan HTTP. Mengapa disarankan menggunakan HTTPS, sudah dijelaskan pada tulisan di atas.

Kamu juga bertanya, apakah masih aman mengakses web yang menggunakan HTTP? Berikut ini akan diulas perbedaan antara HTTP dan HTTPS. 

Dikutip dari Venafi, HTTP adalah singkatan dari Hypertext Transfer Protocol. HTTP adalah protokol untuk menyajikan informasi dan mentransfer data dalam jaringan. 

Informasi yang dikirim melalui internet, misalnya konten situs web, menggunakan protokol HTTP.    

Ada dua jenis HTTP, yaitu permintaan dan tanggapan. Permintaan HTTP dihasilkan oleh browser pengguna ketika berinteraksi dengan properti web. Misalnya, ketika menggunakan hyperlink

Permintaan dan tanggapan pada HTTP ini dikirim melalui internet dalam teks biasa. Kelemahannya, siapa saja bisa mengetahui koneksi dan membaca isi dari teks tersebut.

Tentu saja ini menjadi masalah apalagi jika pengguna mengirim data pribadi atau data penting melalui situs web. Misalnya saja kata sandi, nomor rekening, pin internet banking, dan lain-lain. 

Apalagi jika ada isian yang menggunakan formulir online. Pelaku kejahatan siber bisa saja membaca teks tersebut. 

Mereka akan mengetahui detail informasi apa yang diminta, dikirim, dan diterima oleh pengguna situs web.

Bahkan para pelaku kejahatan tersebut bisa memanipulasi percakapan atau komunikasi pribadi. Inilah celah untuk berbuat kejahatan atau adanya pembajakan akun pribadi. 

Pertanyaan apa itu HTTPS sudah terjawab di atas. HTTPS menggunakan TLS atau SSL untuk mengenkripsi permintaan dan tanggapan HTTP.

Jika pada HTTP permintaaan dan tanggapan dikirim menggunakan teks biasa, pada HTTPS tidak demikian. Peretas atau orang lain akan melihat teks karakter yang terlihat acak.  

Bukan hanya mengenkripsi komunikasi, HTTPS juga dipakai untuk mengautentikasi kedua pihak. Autentikasi akan membaca apakah orang atau mesin yang sedang berkomunikasi.

Beda dengan HTTP yang tidak menggunakan autentifikasi atau verifikasi identitas. Hanya berdasarkan prinsip saling percaya atau keyakinan. 

Perlu kamu tahu autentikasi sangat penting pada zaman sekarang, ketika semua hal mengandalkan atau menggunakan internet.

Nah, sekarang kamu sudah tidak lagi penasaran dengan apa itu HTTPS. Pertanyaan dan penjelasan apa itu HTTPS dan bedanya dengan HTTP sudah dijelaskan di atas. 

Selanjutnya, kita sudah tidak lagi membahas apa itu HTTPS. Pertanyaan berikutnya, yakni seberapa penting HTTPS dalam web bisnis? Berikut ini ulasannya.

Baca Juga: Pengertian Top Level Domain dan Fungsinya Bagi Website

Apa Itu HTTPS dan Pentingnya dalam Situs Web Bisnis

apa itu https
(Foto menjaga privasi online. Sumber: Freepik)

Kamu sudah memahami apa itu HTTPS. Jika kamu ingin membuat situs web untuk pengembangan bisnis, disarankan menggunakan HTTPS dalam domainmu. Mengapa?

Alasan utama, tentu lebih aman. Dalam situs web bisnismu, akan banyak data pribadi yang kamu simpan. Kamu akan menyimpan data pribadi pelanggan, transaksi, dan nomor rekening atau mungkin juga nomor kartu kredit. 

Keamanan situs web bukan hanya untukmu saja, tetapi juga untuk para pelanggan. Jangan sampai akibat tidak menggunakan HTTPS, kamu merugikan orang lain lantaran data mereka dibajak. 

Berikut ini adalah manfaat menggunakan HTTPS untuk situs web bisnismu. 

1. Lebih Dipercaya

Situs web yang menggunakan HTTPS, ibarat makanan yang memasang logo “halal” dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) pasti akan lebih dipercaya oleh konsumen.

Pada awal tulisan, telah dijelaskan bahwa HTTPS adalah protokol yang menggunakan SSL atau TLS untuk berkomunikasi melalui internet. Tujuannya, untuk mencegah pencurian data.  

Keduanya, baik TLS maupun SSL, akan mengonfirmasi ke pengguna bahwa mereka terhubung. Jadi, data mereka aman di server. 

Sebagian besar pengelola situs web sekarang ini akan memilih menggunakan HTTPS. Selain itu, browser modern akan memperhatikan betul faktor kepercayaan sebuah situs web.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Template Website Estetik untuk Situs Webmu!

2. Keamanan Lebih Terjamin 

Jika situs web kamu menggunakan HTTPS, akan lebih aman jika menggunakan HTTPS. Bukan hanya untukmu, melainkan untuk pengunjung situs web. 

Hal ini karena HTTPS adalah protokol yang membuat data dienkripsi saat transit ke server asal. 

HTTPS akan menjaga interaksi online aman. Para peretas tidak leluasa lagi melihat bahkan mencuri data yang sedang dikirim. 

3. Penting untuk Visibilitas di Google

apa itu https
(Foto mesin pencari. Sumber: Freepik)

Pada 2014, Google mulai menggunakan HTTPS sebagai prasyarat pemeringkatan. Artinya, Google mengakui pentingnya keamanan dan secara terbuka menyerukan penggunaan HTTPS di seluruh internet. 

Pada dasarnya, Google ingin situs web yang aman ditemukan lebih mudah secara online, sehingga memberikan peningkatan peringkat yang lebih besar ke situs web HTTPS.

Mengutip dari BigCommerce, algoritma baru pada awalnya hanya memengaruhi 1% pencarian global. 

Google mengambil tindakan lebih lanjut pada 2015 ketika menjelaskan bagaimana HTTPS dapat berfungsi sebagai “tiebreaker”. 

Artinya, jika dua situs web memiliki konten dengan kualitas yang sama, situs HTTPS akan mendapat peringkat lebih tinggi. 

Dengan kata lain, itu bisa menjadi apa yang membedakanmu dari kompetitor, sekaligus memperkuat strategi SEO (search engine optimization) kamu.

Baca Juga: Jenis-jenis Web Cache dan Manfaatnya Bagi Situs Kamu

Nah, demikian ulasan singkat apa itu HTTPS dan bedanya dengan HTTP, serta alasan mengapa situs web bisnis sebaiknya menggunakan HTTPS. Bagaimana, apakah kamu siap membuat situs web bisnismu lebih aman?