5 Strategi Diskon yang Tepat Tanpa Rugi, Ampuh Gaet Pembeli!

Share this Post

strategi diskon
Table of Contents
shopee pilih lokal

Memberikan diskon pada pelanggan termasuk dalam strategi brand untuk meningkatkan penjualan. Jika kamu ingin menawarkan diskon, pahami dahulu strategi diskon berikut ini.

Diskon menjadi strategi untuk meningkatkan penjualan dengan cepat. Hal ini karena diskon bisa menarik perhatian pelanggan dengan lebih mudah.

Namun, kamu perlu menggunakan strategi diskon yang tepat agar bisnismu tak merugi. Oleh sebab itu, yuk cari tahu dahulu jenis-jenis diskon sebelum menerapkannya dalam bisnis.

Baca Juga: 4 Cara Menghitung Diskon yang Tepat agar Tak Merugi

Keuntungan Menerapkan Strategi Diskon

strategi diskon
Foto: Pexels.com

Ada banyak sekali keuntungan yang akan sebuah brand dapatkan jika mereka memberikan diskon, di antaranya:

1. Menarik Pelanggan untuk Membeli

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, strategi diskon yang kamu terapkan bisa menarik perhatian pelanggan.

Tidak hanya memikat pelanggan baru, tetapi juga bisa mendatangkan pelanggan secara berulang.

Pasalnya, potongan harga yang biasanya ditawarkan oleh brand pada periode tertentu akan memicu pelanggan untuk cepat berbelanja.

Alhasil, pelanggan pun menjadi terburu-buru karena tak mau ketinggalan diskon.

Ketika kamu memberikan penawaran diskon, toko fisik milikmu pun akan didatangi oleh banyak pelanggan. Begitu pun jika diskon ditawarkan secara online, kamu bisa kebanjiran pesanan.

Oleh sebab itu, pastikan kamu telah menyiapkan karyawan lebih banyak agar bisa memproses pesanan pelanggan dengan lebih lancar sekaligus memberikan pelayanan terbaik.

2. Meningkatkan Penjualan

Lebih banyak pelanggan berarti akan ada lebih banyak penjualan. Jika kamu ingin meningkatkan keuntungan bisnis, mungkin bisa mencoba strategi diskon ini.

Selain meningkatkan penjualan pada barang-barang yang didiskon, penawaran menarik ini juga bisa mendatangkan transaksi produk lain yang tidak diskon.

Pasalnya, pelanggan mungkin akan tertarik juga dengan produk lain yang kamu jual. Ketika mereka datang ke toko atau mengakses online store kamu, mereka pasti akan melihat-lihat sebelum berbelanja.

Jadi, jangan ragu untuk memberikan diskon pada pelanggan untuk meningkatkan penjualan bisnismu secara keseluruhan.

Baca Juga: 9 Cara Promosi Unik dan Kreatif untuk Bisnis

3. Menghabiskan Stok Barang

Tidak semua produk yang kamu jual akan habis terjual dengan mudah. Kadangkala, produk tersebut berakhir menumpuk di rak atau gudang stok barang.

Nah, untuk membuatnya cepat laku, kamu bisa menggunakan strategi diskon ini agar pelanggan tertarik membelinya.

Kamu bisa menata barang diskon tersebut pada bagian depan toko atau di depan pintu masuk untuk memudahkan pelanggan melihat dan membelinya.

Selain menghasilkan uang, produk diskon tersebut juga bisa membantu kamu untuk mengosongkan ruang penyimpanan.

Ruang penyimpanan yang kosong itu pun dapat diisi kembali dengan stok barang baru lainnya.

4. Meningkatkan Reputasi Brand

Selain menghasilkan penjualan, membuat strategi diskon pada pelanggan juga bisa membantu kamu dalam meningkatkan reputasi brand.

Misalnya, jika produk diskon kamu dibeli oleh orang-orang yang membutuhkan, mereka mungkin akan menilai brand kamu sedang membantu orang yang sedang dalam kesulitan.

Perasaan positif ini akan memberikan citra yang baik bagi bisnis kamu.

Menurut penelitian yang dikutip dari Media Post disebutkan bahwa ketika orang menerima kupon atau penawaran tabungan, mereka akan menjadi lebih bahagia.

Penilaian positif tersebut bisa bermanfaat dalam jangka panjang jika dikaitkan dengan brand milikmu.

Baca Juga: 5 Tips Keranjang Belanja Tak Dibatalkan Pembeli

Strategi Diskon Tanpa Rugi

strategi diskon
Foto: Pexels.com

Setelah mengetahui berbagai keuntungan yang bisa brand dapatkan dari memberikan diskon, kamu mungkin tertarik untuk menerapkannya dalam bisnis.

Namun sebelum itu, pahami dahulu jenis-jenis strategi diskon yang bisa kamu tawarkan berikut:

1. Sertakan Alasan Saat Memberi Diskon

Agar bisnismu tak merugi, kamu harus selalu menyertakan alasan saat memberikan diskon pada pelanggan.

Jika kamu memiliki toko online, jangan langsung memberikan diskon pada para pelanggan yang baru berkunjung.

Biasanya, pengunjung hanya datang untuk melihat-lihat, jadi coba berikan diskon dan minta mereka melakukan tindakan tertentu dahulu.

Sebagai contoh, memberikan kode diskon bagi pelanggan yang ingin mengikuti akun toko online kamu di media sosial atau mengisi formulir email untuk berlangganan newsletter.

2. Tentukan Tenggat Waktu Diskon

Dalam memberikan diskon pada pelanggan, penting bagi kamu untuk menentukan batas waktu. Misalnya, selama 1 hari untuk produk terbatas atau 7 hari.

Pilihlah tenggat waktu diskon yang paling tepat agar bisnis kamu tidak merugi.

Selain itu, menentukan periode diskon juga bisa menarik pelanggan untuk segera melakukan transaksi.

Biasanya, diskon terbatas bisa membuat pelanggan merasa terburu-buru sehingga mereka akan tergerak lebih cepat untuk belanja.

3. Beri Hadiah untuk Pelanggan Setia

Strategi diskon lainnya yang cukup efektif sekaligus mencegah toko kamu dari kerugian adalah hanya memberikannya pada para pelanggan loyal.

Kamu bisa melihat manakah pelanggan yang paling sering berbelanja. Atau coba buat kartu loyalitas dengan syarat dan ketentuan tertentu agar lebih mudah dalam memberikan diskon.

Biasanya, pelanggan setia akan tetap bertahan pada brand milikmu jika mereka merasa dihargai. Jadi, jangan ragu untuk memberikan diskon khusus pada pelanggan loyalmu.

Menurut laporan dari Loyalty yang dikutip dari Sleeknote, sebanyak 76% pelanggan menginginkan penawaran yang dipersonalisasi berdasarkan riwayat pembelian mereka.

Oleh sebab itu, memberikan diskon pada pelanggan setia bisa menjadi cara yang tepat untuk mempersonalisasi penawaran.

Baca Juga: Cara Menghitung Omset Per Tahun, Catat! 

4. Manfaatkan Momen

Dalam memberikan diskon produk, kamu juga perlu memanfaatkan momen agar tidak merugi.

Misalnya, hanya memberikan diskon pada waktu tertentu, seperti bulan Ramadan, Hari Raya, saat liburan sekolah.

Atau diskon spesial di Harbolnas yang banyak dilakukan oleh brand di platform e-commerce. Bisa juga dengan memanfaatkan tanggal kembar, seperti 11.11 atau 12.12 untuk memberikan diskon.

5. Diskon untuk Produk Baru

Strategi diskon lainnya yang bisa kamu terapkan dalam bisnis adalah dengan memberikan penawaran menarik untuk produk baru.

Biasanya, pelanggan akan berpikir lebih panjang sebelum memutuskan untuk membeli produk baru. Sebagian besar dari mereka akan memilih untuk tetap membeli produk yang biasa dibeli.

Kecuali, produk baru tersebut memiliki harga yang lebih murah dari produk lainnya. Oleh karena itu, coba berikan diskon ketika kamu meluncurkan produk baru.

Kamu pun bisa memanfaatkan diskon early-bird pada produk yang dijual dengan sistem pre-order.

Selain itu, kamu bisa menambahkan kelangkaan ke email pelanggan dengan membatasi diskon untuk 30 pesanan pertama saja.

Dengan demikian, kamu telah membuat penawaran tampak lebih eksklusif yang mendorong lebih banyak penjualan pada produk baru.

Hal ini pun disebutkan dalam buku Theory of Psychological Reactance. Jack Brehm menyatakan bahwa ketika peluang menjadi kurang tersedia, kita kehilangan kebebasan memilih.

Ketika pilihan kita terbatas atau terancam, kebutuhan kita untuk menjaga kebebasan itu membuat kita menginginkan barang itu lebih dari sebelumnya.

Meski bisa menghasilkan penjualan untuk produk baru, tetapi kamu perlu berhati-hati dalam memberikan diskon.

Hal ini karena memberi diskon pada produk sebelum diluncurkan dapat mendevaluasi dalam pikiran calon pelanggan.

Jadi, jangan menawarkan diskon besar-besaran untuk produk baru dan pastikan diskonnya hanya sebagian kecil dari harga penuh produk.

Dalam mempertimbangkannya, kamu bisa memilih untuk memberikan diskon dalam bentuk presentase atau jumlah uang.

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X