7 Penyebab Website Down dan Cara Mudah Mengatasinya

Share this Post

website down
Table of Contents

Ada beberapa alasan yang bisa menyebabkan website down dan tidak bisa dibuka. Bagaimana cara mengatasinya?

Dalam dunia yang sangat kompetitif, situs web sangat penting bagi bisnis untuk berinteraksi dengan pelanggannya. Namun, sebuah situs web bukan hanya soal membuat konten yang SEO dan menarik.

Website harus tersedia selama 24/7 dan dapat diakses menggunakan perangkat apapun. Ibarat sebuat toko, website seperti sebuah toko fisik yang buka selama 24 jam dan harus memberikan pelayanan prima setiap waktu.

Jika sampai telat sepersekian detik saja dalam melayani pelanggan, sangat mungkin mereka memilih berbelanja di toko lain.

Itulah mengapa membuat website menggunakan hosting tepercaya dengan layanan sepanjang waktu adalah hal yang amat penting.

Kamu perlu memastikan bahwa fungsi situs web dapat diakses dengan lancar dan melakukan pemeliharaan secara rutin. Hal ini dilakukan untuk menghidari website down.

Pasalnya, downtime situs web dapat membuat frustasi, kehilangan pelanggan, dan mengurangi reputasi bisnis. Oleh karena itu, sangat penting memahami penyebab website down dan cara mengatasinya.

Baca Juga: Cara Membuat Website Toko Online, Berikut Tipsnya!

Penyebab dan Cara Mengatasi Website Down

website down
(Foto maintenance website. Sumber: Freepik.com)

Sebagai informasi, melansir dari ConcreteCMS, situs web dapat mengalami downtime kapan saja. Ketika hal itu terjadi, situs web tidak akan dapat diakses atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Misalnya, pernahkah kamu membuka situs-situs pendaftaran online, lalu tiba-tiba situs tersebut membutuhkan waktu yang sangat lama untuk loading dan muncul tulisan “404 Page not found” atau “The page cannot be display”.

Yup, hal tersebut merupakan pertanda bahwa server situs mengalami downtime dan tidak dapat diakses.

Contoh lain adalah ketika kamu sedang streaming video, lalu ada tombol atau menu yang tak bisa kamu klik. Hal ini juga termasuk dampak dari situs web yang down.

Downtime situs web dapat terjadi secara tiba-tiba dan tak terduga. Kondisi ini bisa merugikan operasional bisnis. Sebab, kamu bisa kehilangan banyak pelanggan. Latnas, apa saja penyebab dan cara mengatasinya?

Baca Juga: 6 Tips Memilih Jasa Pembuatan Website yang Tepercaya

1. Kesalahan Manusia

Admin bertanggung jawab mengelola dan memelihara server web. Kesalahan manusia bisa menyebabkan website down.

Peretasan, kelalaian, atau kualitas kerja yang buruk semuanya dapat menyebabkan downtime. Kesalahan pengkodean adalah salah satu hal yang menjadi perhatian. 

Situs web berfungsi dengan ribuan baris kode dan perangkat keras, yang berarti bahkan koma yang salah tempat saja dapat menyebabkan downtime yang fatal.

Untuk mengatasinya, mulailah dengan mengurangi risiko terjadinya kesalahan. Misalnya, kamu bisa menguji setiap kode sebelum menayangkannya dalam situs web.

Kamu juga bisa menggunakan sistem keamanan tambahan untuk mencegah situs diretas oleh pihak tak bertanggung jawab.

2. Masalah Perangkat Keras

Penyebab website down yang pertama adalah karena perangkat keras. Situs web di-hosting di server yang merupakan perangkat keras, dengan demikian, server rentan terhadap malfungsi.

Server adalah bagian penting dari infrastruktur situs web. Server adalah tempat situs web kamu berada dan gangguan apa pun dapat menyebabkan downtime.

Untuk mencegah kegagalan perangkat keras, kamu bisa memilih hosting yang memiliki perlengkapan server cadangan untuk menjaga agar situs web tetap dapat berfungsi.

Baca Juga: 5 Cara Menggunakan CMS, Kelola Website Jadi Lebih Mudah!

3. Hosting yang Buruk

7 Penyebab Website Down dan Cara Mudah Mengatasinya
(Foto web hosting. Sumber: Freepik.com)

Penyebab website down yang berikutnya adalah masalah hosting.

Hosting merupakan penyedia layanan pembuatan dan pengelolaan server website yang disediakan oleh pihak ketiga. Menggunakan jasa hosting tentu lebih praktis ketimbang mengelola situsmu sendiri.

Namun, tak semua hosting memiliki reputasi baik. Pertimbangkanlah hosting berpengalaman yang sudah mendapat ulasan positif dari kliennya. Selain itu, pastikan hosting tersebut menyediakan layanan pelanggan 24/7 untuk mengatasi setiap kendala situs web.

4. Masalah DNS

Domain Name Server (DNS) adalah nama domain yang berisikan alamat IP dan sangat penting untuk sebuah situs.

Sedikit masalah dengan DNS, seperti penulisan nama server yang salah, dapat mencegah situs web dimuat. Bahkan meskipun infrastruktur yang digunakan berfungsi dengan sempurna.

Jika kamu sering mengalami masalah DNS, kamu perlu meningkatkan hosting DNS kamu. Banyak provider yang menyertakan hosting DNS dasar dalam paket standar mereka.

Meningkatkan DNS dasar ke versi premium memberi kamu fitur keamanan tingkat lanjut, server yang lebih cepat, kontrol atas pengaturan DNS, dan banyak lagi. 

5. Serangan DDOS

DDoS atau distributed denial of service terjadi ketika pengguna membanjiri situs web atau layanan online lalu membuatnya menjadi kelebihan beban dan tak dapat diakses.

Meningkatnya pengguna sebuah situs menyebabkan traffic-nya juga akan meningkat. Alhasil, sebuah situs membutuhkan bandwidth yang lebih besar dari sumber daya server.

Hal inilah yang menyebabkan terjadinya kondisi overload atau server yang kelebihan beban. Namun, belum tentu situs web kamu yang kelebihan beban.

Sebuah server bisa meng-host beberapa web. Ketika salah satunya (bukan situsmu) overload, maka semua situs yang di­-hosting dapat mengalami downtime.

Solusi sederhana mengatasi website down dalam kasus ini adalah menggunakan server yang memiliki layanan cloud untuk menghindari dampak yang muncul akibat kondisi overload.

Baca Juga: Tips Membuat Favicon untuk Website, Coba Tools Ini Yuk

6. Masalah CMS

7 Penyebab Website Down dan Cara Mudah Mengatasinya
(Foto content management system. Sumber: Freepik.com)

Sebuah website down bisa jadi karena masalah CMS (content management system). CMS menggunakan plugin, ekstensi, tema, integrasi pihak ketiga, dan alat lain untuk menyediakan fitur dan fungsi tambahan. 

Sayangnya, hal tersebut dapat menyebabkan masalah kompatibilitas. Misalnya, saat kamu memperbarui tema, versi baru harus kompatibel dengan CMS dan teknologi server yang ada. 

Jika tidak, maka perubahan tersebut dapat menyebabkan downtime secara mendadak. Untuk mencegahnya, hindari menggunakan fitur-fitur versi lama dan gunakanlah serber yang sudah menggunakan sistem terbaru.

7. Kesalahan Maintenance

Sebuah situs perlu dirawat (maintenance) secara rutin, jika tidak, bisa menyebakan website down. Sayangnya, kesalahan saat maintenance justru bisa menyebabkan terjadinya downtime.

Untuk mencegah hal ini, pastikan semua perangkat keras dan perangkat lunak dirawat secara teratur. Perangkat keras perlu dibersihkan dan diganti ketika sudah usang. Perangkat lunak, seperti CMS dan plugin, perlu sering diperbarui.

Itulah penjelasan tentang penyebab dan cara mengatasi situs website down yang bisa kamu coba.