4 Cara Menghadapi Persaingan Usaha dan Tips Bagi UMKM

Share this Post

Table of Contents
shopee pilih lokal

Cara menghadapi persaingan usaha perlu diketahui oleh para pelaku usaha di luar sana.

Mustahil jika kita bisa menjalankan bisnis tanpa adanya kompetitor.

Sekalipun ide bisnis yang kita jalankan sangatlah baru dan belum ada yang menggarapnya.

Suatu hari akan muncul kompetitor yang tumbuh karena terinspirasi dari kesuksesanmu menjalankan ide bisnis tersebut.

Berikut ini akan dibahas cara menghadapi persaingan usaha di dunia yang persaingannya sudah begitu ketat.

Baca Juga: Apa Fungsi Quality Control Bagi Perusahaan? Ini Penjelasanya

Cara Menghadapi Persaingan Usaha

cara membuat izin usaha online
Foto: Merancangkan Strategi (pexels.com)

Dengan makin mudahnya akses kita terhadap berbagai sumber daya, makin mudah pula bagi kita untuk memulai bisnis.

Namun efek sampingnya, makin banyak pula pesaing kita dalam dunia bisnis.

Munculnya wirausaha baru secara teratur, sangat baik bagi perekonomian suatu negara. Namun dari sisi individu sebagai seorang wirausahawan, menghadapi persaingan merupakan hal menakutkan.

Apalagi jika pesaing baru menunjukkan agresivitasnya dalam melakukan pemasaran. Selain itu menawarkan produk serta jasa dengan kualitas dan harga kompetitif.

Kamu harus segera mengatasinya sebelum tenggelam ditelan gelombang baru akibat sengitnya persaingan.

Berikut ini sejumlah cara menghadapi persaingan usaha, mengutip Business.

1. Responsif terhadap Kebutuhan Pelanggan

Salah satu cara menghadapi persaingan usaha dengan efektif, yaitu menjaga pelanggan tetap loyal terhadap produk dan jasamu.

Oleh karena itu, kamu harus responsif terhadap kebutuhan pelanggan.

Cobalah untuk berkomunikasi dengan pelanggan melalui saluran apa pun.

Lontarkan pertanyaan terbuka tentang apa yang diinginkan pelanggan ketika menggunakan produk atau layananmu.

Gali pula masalah apa yang dihadapi pelangganmu dan bagaimana produk atau layananmu dapat mengatasinya.

Kamu bisa melakukan pengembangan produk dari masukan-masukan ini. Pelangganmu pun tidak mudah tergoda untuk beralih ke kompetitor.

2. Tetapkan Harga Kompetitif

Mungkin beberapa di antara kamu mulai khawatir jika ada kompetitor datang menawarkan produk atau layanan yang serupa dengan perusahaanmu.

Namun, mereka memberikan harga yang lebih murah.

Jangan panik, pelajari dahulu produk atau layanan yang ditawari kompetitor. Apakah kualitasnya sama dengan yang ditawar oleh perusahaanmu?

Jika iya, kamu perlu mengevaluasi lagi produk atau layananmu.

Apakah faktor biaya operasional atau faktor bahan baku yang membuat produkmu jadi lebih mahal.

Dari sini kamu bisa membenahi lagi apa yang menjadi pemborosan, lalu menetapkan harga yang lebih kompetitif.

3. Tingkatkan Pelayanan terhadap Pelanggan

Selain responsif terhadap kebutuhan pelanggan, kamu juga harus meningkatkan kualitas customer service. Hal ini untuk membangun loyalitas pelanggan dan membedakan perusahaanmu dari pesaing.

Untuk dapat memberikan pelayanan terbaik, kamu pun harus lebih ketat dalam merekrut karyawan di bagian customer service.

Pastikan orang yang kamu rekrut memiliki pemahaman penuh mengenai produk dan layananmu, serta memahami merekmu secara keseluruhan.

Tak hanya karyawan di bagian customer service, tetapi juga staf lain harus ramah dan bersikap menyenangkan kepada pelanggan.

Pelayanan yang baik, akan meninggalkan kesan yang mendalam bagi pelanggan.

Baca Juga: Kenali 4 Perilaku Konsumen Berikut Agar Bisnismu Makin Untung!

4. Gali Potensi Ceruk Pasar

Ketika persaingan usaha sudah cukup sengit, kamu bisa coba gali potensi ceruk pasar yang belum banyak disentuh oleh para pesaingmu.

Hal ini merupakan cara menghadapi persaingan usaha dengan menjauh dari arena pertarungan.

Untuk bersaing di pasar yang ramai, kamu memerlukan proposisi penjualan yang unik. Makin unik produk dan jasa yang kamu tawarkan, makin sedikit pula ruang untuk kompetisi.

Lalu bagaimana caranya menggali potensi ceruk pasar? Salah satunya dengan melakukan promosi storytelling.

Storytelling memungkinkanmu untuk menyusun cerita secara kreatif mengenai produkmu.

Melalui penggunaan cerita, produk atau layananmu berpotensi menjadi bagian dari gaya hidup calon pelanggan.

Cara lain, yakni dengan melakukan spesialisasi. Misalnya, melakukan strategi pemasaran yang berbeda untuk setiap wilayah atau daerah.

Hal ini mengesankan produk dan layananmu terasa dekat dan mudah dijangkau oleh calon pelanggan di wilayah tersebut.

5. Lakukan Perubahan terhadap Usahamu

Tidak ada yang abadi selain perubahan. Maka, kamu harus terus melakukan perubahan agar tetap dapat memenuhi ekspektasi dan selera masyarakat yang terus berubah.

Dalam hal ini, penting bagimu melakukan riset dan pengembangan (research & development) terhadap produk atau jasamu.

Perusahaan besar malah membuat divisi khusus untuk R&D dan business development agar berkembang secara berkesinambungan.

Itulah sebabnya kamu perlu responsif terhadap kebutuhan pelanggan.

Selain menjaga loyalitas, kamu juga bisa mendapat ide pengembangan usaha dari kebutuhan pelanggan yang tak terpenuhi.

Salah satu ide pengembangan usaha agar menyasar pelanggan lebih luas yakni dengan mendaftarkan bisnismu ke SIRCLO Store.

Lalu mengikuti lomba beserta workshop program Panen Omset untuk dapatkan hadiah senilai Rp1 milliar. Daftarkan usahamu di sini.

Baca Juga: Apa Saja Jenis Usaha UMKM dan Perbedaannya? Cari Tahu!

Strategi Bisnis UMKM

syarat daftar NPWP online
Foto: Kasir Sedang Menerima Pesanan (pexels.com)

Di dunia usaha yang sudah tercipta situasi persaingan ketat, apalagi jika yang dilawan adalah perusahaan besar, tentu akan sulit untuk memenangkan persaingan.

Persaingan yang ketat juga menjadi mimpi buruk bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan modal usaha yang tentu terbatas. Apalagi jika UMKM tersebut baru didirikan.

UMKM harus memiliki strategi bisnis tersendiri dalam menghadapi persaingan.

Melansir Forbes, berikut ini sejumlah strategi bisnis yang perlu dilakukan oleh pelaku UMKM.

1. Tingkatkan Penetrasi Pasar

Tujuan dari strategi ini, yaitu untuk meningkatkan penjualan di pasar. Ini bisa jadi tugas yang sulit karena harus mengalahkan pesaing yang ada.

Namun ini adalah cara yang harus kamu lakukan. Kamu harus bisa menembus pasar untuk memperkenalkan produk atau layananmu ke khalayak umum.

Menurunkan harga atau memberikan harga diskon bisa menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan penetrasi pasar. Pastikan strategi diskon sudah kamu perhitungkan baik-baik, sehingga tidak mengalami kerugian.

2. Gunakan Channel Alternatif

Ada berbagai pilihan marketing channel dalam memasarkan produk atau jasamu. Kamu bisa mencari alternatif terbaik yang cocok dengan produk atau jasa yang kamu tawarkan.

Internet sudah membuka saluran alternatif yang tak terhitung jumlahnya bagi pengusaha. Kamu bisa mencari cara baru dan inovatif untuk menargetkan pasar baru.

Jika bisnis yang kamu bangun adalah bisnis online, kamu dapat mendirikan pop-up store atau menjual produkmu di pasar lokal.

Melakukan komunikasi tatap muka dengan pelanggan potensial merupakan cara terbaik membangun loyalitas merek. Hal ini juga berlaku sebaliknya jika kamu beroperasi secara offline.

Baca Juga: 7 Jenis Marketing Channel yang Bisa Bantu Kembangkan Bisnis

3. Tentukan Segmentasi Pasar

Segmentasi pasar, yakni membagi pasar yang lebih luas menjadi kelompok-kelompok yang lebih kecil. Pembagian kelompok biasanya berdasarkan informasi demografis atau perilaku membeli.

Kamu dapat memilih salah satu segmen tersebut sebagai target audiens.

Memasarkan ke kelompok pelanggan potensial yang sangat spesifik, berpeluang lebih mendatangkan profit ketimbang memasarkannya ke segmentasi yang lebih luas.

4. Membangun Kemitraan

Kamu perlu membangun kemitraan dengan sesama UMKM yang produk atau jasanya bersinergi dengan usahamu.

Dengan membangun kemitraan yang saling menguntungkan, kalian akan saling membantu untuk memunculkan merek ke pasar lebih luas.

Inilah pentingnya memilih mitra yang sinergis dari segi lini bisnis.

Selain saling melengkapi kelemahan satu sama lain, kamu dapat menggaet pembeli baru dari pelanggan mitra. Begitu juga sebaliknya.

Itulah keempat cara menghadapi persaingan usaha dan tips bagi UMKM. Berhati-hatilah terhadap semua tantangan dan tetap semangat ya!

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X