9 Cara Mengatasi Burnout Akibat Pekerjaan Menumpuk

Share this Post

pekerjaan yang cocok untuk introvert
Table of Contents

Burnout atau kelelahan dan stres berat akibat pekerjaan bisa dirasakan oleh siapa saja, termasuk pengusaha. Lantas, bagaimana cara mengatasi burnout?

Penyebab burnout bisa beragam. Mulai dari beban kerja yang terlalu berat, aktivitas yang ekstrem, kurangnya dukungan sosial, hingga ketidakseimbangan antara kehidupan pribadi dengan pekerjaan.

Dikutip dari Mayoclinic, burnout dapat melibatkan keadaan lelah secara fisik maupun emosional. Kondisi ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan aktivitas sehari-hari, terutama saat bekerja.

Misalnya, menyebabkan stres, depresi, insomnia, rasa sedih secara tiba-tiba, lekas marah, serta menjadi lebih rentan terhadap penyakit.

Oleh sebab itu, kamu perlu memahami bagaimana cara mengatasi burnout agar hal-hal berbahaya di atas tidak terjadi.

Baca Juga: 5 Tips Produktif untuk Tingkatkan Kinerjamu

Cara Mengatasi Burnout

cara mengatasi burnout
Foto: Unsplash.com

Ini dia beberapa cara mengatasi burnout yang mungkin bisa kamu coba sehingga terlepas dari kelelahan akibat pekerjaan:

1. Bersosialisasi dengan Rekan Kerja

Salah satu cara mengatasi burnout yang bisa kamu coba, yakni dengan sosialisasi bersama rekan kerja. Sebagai pemilik usaha, sudahkah kamu berbaur dengan para karyawan yang bekerja di perusahaan kamu?

Jika belum, coba lakukan ini sekarang untuk membuat pikiran kamu lebih fresh dan terlepas dari stres akibat pekerjaan.

Selain itu, bersosialisasi dengan rekan kerja di perusahaan juga bisa menciptakan kedekatan antara kamu sebagai pemilik usaha dengan karyawan lain.

Jadi, cobalah untuk berbicara dengan mereka. Ajak juga mereka untuk bersantai sejenak sehingga pikiran dan tubuh menjadi lebih santai.

Tak hanya pengusaha, karyawan yang bekerja di perusahaan kamu juga mungkin dapat mengalami burnout.

Usahakan untuk membantu mereka mengatasi burnout yang dialami agar produktivitas pekerja tetap terjaga.

2. Seimbangkan Kehidupan Pribadi dengan Pekerjaan

Penting bagi kamu untuk memiliki kehidupan pribadi dan pekerjaan yang seimbang atau biasa disebut dengan work-life balance.

Jadi, luangkanlah waktu yang cukup untuk menikmati waktu dengan diri sendiri dan melakukan aktivitas lain di lua pekerjaan.

Dengan begitu, kamu akan lebih menikmati pekerjaan dan terhindar dari stres maupun kelelahan fisik.

Perasaan yang bahagia juga bisa membantu kamu untuk memiliki tingkat produktivitas yang lebih tinggi, lho.

Maka dari itu, buatlah jadwal kerja dan istirahat yang seimbang sehingga tubuh serta pikiran kamu tetap terjaga kesehatannya.

Baca Juga: Cegah Kegagalan Usaha Baru, Simak Penyebabnya!

3. Batasi Kontak dengan Orang Negatif

cara mengatasi burnout
Foto: Pexels.com

Tanpa disadari, berhubungan dengan orang-orang toxic bisa menyebabkan kamu mengalami burnout.

Berhubungan dengan orang-orang negatif yang sering kali mengeluh saat melakukan sesuatu, tentu saja bisa memengaruhi kesehatan mental kamu juga.

Bisa saja, kamu pikiran dan pandangan kamu terpengaruh negatif. Akibatnya, hal ini berdampak pada produktivitasmu sehari-hari.

Oleh karena itu, usahakan untuk tidak bergaul dengan orang-orang yang negatif. Kalaupun memang terpaksa karena tak ada pilihan lain, cobalah untuk membatasi jumlah waktu yang kamu habiskan bersama.

4. Tentukan Prioritas

Cara mengatasi burnout selanjutnya, yakni menentukan prioritas sehingga kamu tak kelelahan saat bekerja.

Cobalah untuk mencari tahu manakah tugas yang paling penting dari sejumlah besar tugasmu. Kemudian, prioritaskan untuk mengerjakannya terlebih dahulu.

Dengan begitu, kamu bisa mengelola energi secara lebih efisien dan meminimalisir kelelahan berlebihan saat bekerja.

Pengelolaan energi yang tepat akan membantu kamu dalam menyelesaikan pekerjaan secara tepat waktu. Kamu pun tetap bisa beristirahat dengan cukup.

Baca Juga: 40+ Quotes Bisnis untuk Meningkatkan Motivasi Usaha

5. Istirahat yang Cukup

Cara mengatasi burnout berikutnya adalah dengan beristirahat yang cukup.

Istirahat yang paling tepat untuk memulihkan tenaga dan fisikmu, yakni dengan tidur.

Pastikan kamu tidur dengan cukup setiap harinya, setidaknya selama 7-8 jam per hari.

Jika kamu mengalami kesulitan untuk tidur, cobalah melakukan beberapa aktivitas yang bisa membuat kamu lekas tertidur.

Misalnya, dengan membaca buku, mandi air hangat, mengurangi screentime di tempat tidur, memastikan tempat tidur nyaman dan kondusif.

Kurangi juga konsumsi makanan berat dan minum terlalu banyak di malam hari menjelang tidur. Jadi, tubuh kamu benar-benar siap untuk beristirahat.

6. Ingat Tujuan dan Pencapaian

Terkadang, pengusaha mengalami burnout karena mereka tidak merasa telah memiliki pencapaian. Padahal, bisa saja ada banyak hal yang telah kamu capai tanpa disadari.

Mungkin saja, hal ini karena tujuan kerja yang kamu buat terlalu luas sehingga tidak bisa melihat pencapaian kecil yang sama berartinya dengan pencapaian besar lainnya.

Jika begitu, cobalah untuk menentukan kembali tujuan kerja kamu. Tidak ada salahnya untuk membuat tujuan besar dan tujuan lain yang dibagi menjadi tujuan-tujuan kecil.

Misalnya, dengan membuat tujuan jangka pendek. Dengan begitu, kamu pun akan lebih termotivasi dan bisa lebih menghargai diri sendiri ketika tujuan kecil tersebut dapat tercapai.

Perasaan bahagia yang kamu rasakan karena telah berhasil mencapai tujuan kecil tersebut pun bisa membantumu dalam melawan emosi-emosi negatif.

Baca Juga: 10 Tips Membangun Mental Bisnis Kamu, Ini Langkahnya!

7. Latih Tubuh dan Pikiran

Untuk mengatasi burnout, kamu juga bisa melatih tubuh dan pikiran. Dalam hal ini, yakni berolahraga dan mencoba hal-hal lain yang bisa membuat pikiran menjadi lebih rileks.

Dikutip dari laman business2community, berolahraga akan terasa menyenangkan saat dilakukan, dan juga akan memiliki efek jangka panjang yang berkelanjutan pada suasana hati.

Oleh sebab itu, biasakan mencari waktu untuk berolahraga selama beberapa kali seminggu atau setiap hari jika memungkinkan.

Tidak hanya membuat perasaan kamu menjadi lebih baik, berolahraga teratur juga bisa membantu kamu untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik.

Sementara itu, melatih pikiran bisa kamu lakukan dengan cara belajar meditasi, melakukan hobi, atau kegiatan lain yang bisa membantu kamu mengalihkan pikiran-pikiran negatif.

Dengan begitu, perasaan lelah fisik dan pikiran yang kamu alami bisa berkurang dan kamu pun akan menjadi lebih siap untuk bekerja kembali.

8. Pergi Berlibur

cara mengatasi burnout
Foto: Pexels.com

Apabila beberapa cara mengatasi burnout di atas tidak bekerja baik untuk diri kamu, cobalah untuk pergi berlibur.

Tidak hanya istirahat beberapa menit atau beberapa hari di rumah, akan tetapi benar-benar beristirahat total dari pekerjaan selama 1-2 minggu.

Manfaatkan waktu tersebut untuk merileksasi tubuh dan pikiran. Misalnya, ke tempat yang memiliki suasana alam tenang dengan udara yang sejuk dan menyegarkan.

Nikmati setiap waktu liburan kamu tanpa adanya kontak dengan pekerjaan. Buatlah pikiran sesantai mungkin.

Lakukanlah semua hal menyenangkan yang bisa kamu coba, meski mungkin hanya tidur dan tidak melakukan apapun.

Dengan liburan yang cukup, pikiran dan tubuh kamu pun akan lebih fresh. Kamu pun akan lebih siap untuk bekerja kembali.

Baca Juga: 7 Tips Motivasi Bisnis untuk Pemula

9. Temukan Dukungan Sosial

Cara mengatasi burnout lainnya, yakni dengan menemukan dukungan sosial bagi kamu.

Dalam hal ini, mungkin keluarga, kerabat atau teman dekat yang kamu percayai.

Cobalah berbicara dengan mereka tentang apa yang sedang kamu alami.

Dengan berbagi masalah, pemikiran, dan kekhawatiran, kamu mungkin akan merasa lebih lega dari tekanan.

Bicaralah dengan jujur dan mintalah dukungan mereka agar kamu bisa merasa lebih baik.

Dikutip dari Indeed, berbicara dengan orang lain adalah salah satu cara yang bagus untuk menghilangkan stres dan mengurangi ketegangan pada sistem saraf.

Itu dia beberapa cara mengatasi burnout akibat pekerjaan yang bisa kamu coba.

Apakah kamu juga memiliki cara mengatasi burnout lainnya yang efektif untuk mengatasi lelah berlebih akibat pekerjaan?