Cara Membuat Proposal Usaha yang Benar, Catat Langkahnya!

Share this Post

cara membuat proposal usaha
Table of Contents

Proposal usaha dibutuhkan untuk mengajukan pendanaan. Bagaimana cara membuat proposal usaha dengan benar?

Ketika memulai bisnis, hal paling pertama yang harus kamu siapkan adalah modal usaha. Sayangnya, sebagian jenis usaha membutuhkan modal yang besar di awal.

Setidaknya, modal tersebut dibutuhkan untuk sewa toko, membeli bahan baku, peralatan produksi, gaji pegawai, dan biaya promosi.

Keterbatasan modal sering kali menjadi kendala yang dihadapi oleh bisnis-bisnis baru. Untuk mengatasinya, kamu bisa mencoba mengajukan pinjaman modal dari berbagai sumber.

Sejatinya, modal usaha bisa didapatkan dari dana pribadi, crowdfunding, pinjaman bank, dan investor. Pendanaan dari investor adalah salah satu sumber modal yang banyak diburu oleh pebisnis.

Sebab, mendapatkan modal dari investor bisa membangun kepercayaan banyak pihak dan mempercepat pertumbuhan bisnis. Untuk mendapatkan modal dari investor, dibutuhkan proposal usaha yang baik dan terstruktur.

Lantas apa itu proposal usaha? Bagaimana cara membuat proposal usaha? Simak penjelasan berikut ya!

Baca Juga: Ini 5 Manfaat Database bagi Bisnis, Apa Saja?

Cara Membuat Proposal Usaha

Cara Membuat Proposal Usaha yang Benar, Catat Langkahnya!
(Foto cara membuat proposal usaha. Sumber: Freepik.com)

Sebelum mempelajari cara membuat proposal usaha, kamu perlu mengetahui pengertian proposal usaha.

Menurut Snovio, proposal usaha ditujukan untuk menarik klien potensial dengan produk yang dijual oleh suatu perusahaan.

Proposal usaha adalah dokumen dalam bentuk digital maupun cetak yang menjelaskan fitur produk atau layanan, dengan mempertimbangkan kebutuhan dan keinginan audiens.

Dengan kata lain, proposal usaha adalah dokumen yang berisi informasi tentang produk dan perusahaan. Tujuannya adalah untuk menarik minat audiens, baik itu investor maupun pelanggan.

Diharapkan, proposal usaha dapat mempengaruhi audiens untuk melakukan pembelian atau memberikan pendanaan kepada perusahaan.

Maka dari itu, proposal usaha merupakan bagian penting dalam bisnis yang harus disiapkan sejak awal.

Proposal usaha bisa menunjukkan prospek bisnis kepada audiens, sehingga audiens atau investor mau menanamkan modalnya untuk perusahaan.

Oleh karena itu, proposal usaha harus disusun dengan baik dan terstruktur.

Disamping itu, proposal usaha juga digunakan untuk memenangkan proyek baru. Proposal usaha seringkali bersaing dengan kompetitor untuk menarik minat pelanggan.

Contohnya, proposal milik beberapa developer konstruksi bangunan yang saling bersaing untuk memenangkan proyek dan menjadi pemegang kuasa atas sebuah proyek.

Baca Juga: 9 cara membuat proposal bisnis plan yang menarik

Jenis Proposal Usaha

Cara Membuat Proposal Usaha yang Benar, Catat Langkahnya!
(Foto jenis proposal usaha. Sumber: Freepik.com)

Setelah mengetahui definisi proposal usaha, selanjutnya kamu juga perlu memahami jenisnya. Proposal usaha dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:

  • Proposal yang diminta, yaitu proposal usaha yang diminta oleh calon klien. Proposal jenis ini disusun dan disiapkan sesuai dengan kebutuhan calon klien. Misalnya, perusahaan A tertarik dengan produk dari perusahaan B. Maka perusahaan A bisa meminta proposal yang berisi detail produk beserta kesepakatan lain yang diatur di dalamnya.
  • Proposal yang tidak diminta, yaitu proposal usaha yang dibuat untuk mendekati klien potensial. Misalnya, perusahaan A mengirimkan proposal kepada perusahaan B, sebab perusahaan B dianggap potensial untuk menjadi mitra bisnis.

Itulah dua jenis proposal usaha yang biasanya terdapat dalam bisnis. Penting mengetahui perbedaan keduanya agar kamu tidak keliru dalam menyusun proposal.

Baca Juga: Ketahui 3 Tujuan Presentasi Bisnis serta Tips Suksesnya

Fungsi Proposal Usaha

Cara Membuat Proposal Usaha yang Benar, Catat Langkahnya!
(Foto fungsi proposal usaha. Sumber: Freepik.com)

Proposal usaha memiliki beberapa fungsi yang penting bagi perusahaan. Berikut beberapa fungsi proposal usaha yang dirangkum dari Chron.

1. Menegaskan Visi Usaha

Proposal usaha berisi penjelasan tentang visi, misi, dan tujuan dari bisnismu. Pernyataan tentang visi berarti gagasan yang ingin dicapai oleh bisnis. Misi berarti hal-hal yang ingin dicapai.

Serta, tuliskan juga tujuan dan jelaskan alasan kamu membuat proposal, misalnya untuk mendapat dana.

Ketika menulis proposal usaha, kamu bisa menentukan sendiri arah yang ingin diambil oleh bisnismu. Jika kamu belum yakin dengan visi bisnismu, mungkin kamu belum siap untuk memulai usaha.

Jadi, pastikan kamu sudah menyusun visi usahamu dengan matang.

2. Menjelaskan Rencana Bisnis

Proposal usaha berisi prospek bisnis dan target yang ingin kamu capai. Untuk mencapainya, kamu perlu meyakinkan audiens dengan keunggulan dan fitur dari produk yang kamu jual.

Jika ingin mencari investor, maka kamu juga harus memperhitungkan bagaimana prospek bisnismu di masa depan sehingga memiliki daya tarik bagi investor.

Maka dari itu, proposal berfungsi menjelaskan rencana bisnismu di masa depan.

3. Menunjukkan Alur Kerja

Proposal tidak hanya berisi tujuan dan rencana bisnis, namun juga peta kerja yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut. Dalam proposal, kamu bisa mencantumkan timeline dari bisnismu.

Kamu bisa menuliskan beberapa target dan prospek di masa depan beserta waktu dan strategi untuk mendapatkannya.

Dengan begitu, investor akan semakin yakin dengan proposalmu karena kamu telah menyusun alur kerja yang baik.

4. Analisis Risiko

Fungsi lain dari proposal adalah sebagai alat untuk menganalisis risiko perusahaan. Ketika menyusun proposal, kamu perlu mengetahui prospek bisnis, target pasar, dan kompetitor.

Dengan begitu, kamu bisa mengetahui risiko bisnismu ketika bersaing dengan kompetitor. Kamu jadi bisa menyiapkan strategi penjualan yang terbaik.

Baca Juga: Contoh Financial Plan untuk Bisnis, Rencana Keuangan Jadi Terarah

Tips Membuat Proposal Usaha

cara membuat proposal usaha
(Foto tips proposal usaha. Sumber: Freepik.com)

Sebelum mempelajari cara membuat proposal usaha, ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui, yaitu struktur proposal.

Struktur proposal usaha menjadi pedoman umum dalam menulis proposal. Berikut cara membuat proposal usaha, yaitu:

  • Halaman judul, yaitu halaman yang berisi identitas proposal. Umumnya terdiri atas judul proposal, nama perusahaan, alamat perusahaan, dan kontak yang bisa dihubungi.
  • Bagian pendahuluan, berisi latar belakang usaha, visi, misi, dan tujuan perusahaan.
  • Profil perusahaan, berisi ringkasan tentang profil bisnismu. Mulai dari awal mula berdiri hingga prospek di masa depan.
  • Struktur organisasi perusahaan, berisi posisi atau jabatan yang ada dalam perusahaanmu beserta orang-orang yang mengisinya.
  • Jelaskan produk yang kamu jual dengan jelas dan detail, mencakup fitur, cara penggunaan, hingga harga jual.
  • Jelaskan target pasar dari bisnismu. Kamu perlu menentukan target pasar dan positioning bisnismu.
  • Susun strategi promosi dan pemasaran, berisi tentang cara penjualan produk dan iklan.
  • Laporan keuangan, berisi alokasi dana untuk menjalankan bisnismu.
  • Bagian penutup, berisi kalimat singkat untuk meyakinkan investor.
  • Bagian lampiran, kamu bisa melampirkan dokumen pendukung seperti surat izin usaha.

Nah, itulah cara membuat proposal usaha yang benar untuk bisnismu. Mudah bukan?