10 Cara Maintenance Website, Dijamin Praktis!

Share this Post

cara maintenance website
Table of Contents

Bagaimana cara maintenance website untuk berjualan produkmu?

Maintenance website adalah hal mutlak yang perlu dilakukan untuk dapat memperkuat keamanan situs dari virus.

Proses ini juga akan membantu kamu untuk menambah traffic pengunjung ke website. Perbaikanyang baik pula akan membuat pengunjung betah berlama-lama di website milik kamu.

Oleh sebab itu, kamu harus mengetahui cara maintenance website supaya mendapat manfaatnya dan terhindar dari berbagai kendala jika kamu tidak melakukannya.

Baca Juga: 10 Cara Membuat Website Mobile Friendly untuk Tingkatkan SEO

Cara Maintenance Website yang Mudah dan Praktis

cara maintenance website
(Foto cara maintenance website. Sumber: Pixabay.com)

Dilansir dari WebFX, maintenance website dibutuhkan untuk mempertahankan kinerja situs agar tetap stabil dan normal.

Ini karena aktivitas website bisanya sangat tinggi. Itu sebabnya, dibutuhkan perawatan untuk membuatnya tetap bekerja dengan baik.

Pertanyaannya sekarang, bagaimana cara melakukan maintenance website? Berikut ini beberapa cara maintenance yang bisa kamu perhatikan.

1. Perbaharui Konten Situs Website

Hal paling mendasar dalam cara maintenance website adalah pembaruan pada situs yang kamu jalankan.

Kamu harus mengetahui bahwa mesin pencarian nantinya akan memberikan peringkat tidak baik untuk situs website yang jarang atau tidak sama sekali melakukan pembaharuan konten.

Di samping itu, pengunjung website kamu pun dapat menjadi bosan apabila kontennya jarang diperbaharui. Jadi, jangan ragu untuk melakukan pemeliharaan website dengan pembaruan situs secara konsisten.

2. Rutin Lakukan Pencadangan

Selain pembaharuan konten, kamu harus rutin melakukan pencadangan konten dan data. Hal ini harus kamu anggap penting dan jangan dianggap enteng.

Pencadangan perlu dilakukan sebagai langkah antisipasi apabila suatu saat nanti website milik kamu terkena hack. Peretasan semacam itu berpotensi menghilangkan data-data penting.

Bila semua data website sudah lenyap, kamu tidak ingin memulai dari awal lagi bukan? Oleh karena itu, memang sebaiknya kamu melakukan antisipasi dengan rutin mencadangkan data.

Pencadangan sendiri tidak mudah untuk dilakukan. Apabila kamu menggunakan CMS, kamu hanya perlu menginstal saja plugin cadangan. Pencadangan ini akan bekerja apabila kamu melakukan pembaruan.

Sedangkan bila kamu memakai HTML dan File flash, kamu dapat menjalankan program FTP. Program inilah yang bisa melakukan copy & paste seluruh data direktori root ke folder komputer.

Baca Juga: 9 Cara Membuat Website Sendiri yang Perlu Kamu Ketahui

3. Periksa Fungsi dan Kualitas Tautan, Foto, dan Video Masih Optimal

cara maintenance website
(Foto periksa fungsi tautan, foto, dan video. Sumber: Pexels.com)

Cara maintenance website yang satu ini mengharuskan kamu memeriksa konten-konten yang telah diunggah.

Ini penting karena pengunjung tidak selalu datang ke konten terbaru. Konten lama yang masih relate masih mungkin dikunjungi oleh banyak pengunjung.

Jadi jangan buat kecewa penjunjung karena kualitas konten buruk. Pastikan bahwa tidak ada gambar atau video yang rusak, bahkan sampai tautan yang sudah kedarluwarsa.

Pemeliharaan bukan berarti selalu update, tetapi juga tentang kualitas konten terdahulu.

4. Pantau SEO

Dalam cara maintenance website, SEO masih menjadi salah satu acuan terbaik agar konten kamu tampil baik di mesin pencarian.

Kamu harus mengamati SEO dan memastikannya bekerja konsisten. Dari kinerja SEO ini, nantinya kamu bisa mengevaluasi cara maintenance website dari awal konten sampai sekarang.

Terdapat beberapa tools atau software yang bisa digunakan untuk melakukan evaluasi SEO. Di antaranya adalah Google Analytic atau Google Search Console.

Kedua tools tersebut menjadi dapat mengetahui jumlah pengunjung yang masuk ke website. Termasuk rasio pentalan, dan banyak info lainnya.

Baca juga: 19 Rekomendasi Website Gambar yang Perlu Kamu Ketahui

5. Lakukan Tes Kecepatan Loading Halaman Web

cara maintenance website
(Foto tes kecepatan website. Sumber: Pexels.com)

Kecepatan loading website menjadi bagian penting yang tidak boleh dilupakan. Pengunjung tidak akan menyukai dan berpeluang meninggalkan halaman situs yang waktu loading lama.

Apabila banyak pengunjung yang memilih meninggalkan website daripada menunggu proses loading. Nantinya mesin pencarian akan dapat memberi penilaian yang tidak baik. Ini membuat website kamu tidak tampil di kolom pencarian teratas.

Hal tersebut dapat terjadi juga karena karena mesin pencari akan menganggap halaman website tersebut tidak memberikan pengalaman terbaik untuk pengunjung.

Sebaliknya, banyak pengunjung akan merasa puas apabila loading di situs kamu cepat. Dengan demikian, kamu juga telah menambah potensi meningkatkan lalu lintas di website.

Oleh sebab itu, penting bagi kamu untuk memerhatikan loading sebagai salah satu cara maintenance website. Kamu harus terus belajar supaya performanya jadi lebih baik.

6. Perbaiki dan Perbaharui Struktur Desain Website

Apabila kamu telah berjalan selama tahunan, perbaikan dan pembaharuan desain merupakan salah satu hal penting sebagai salah satu cara maintenance website.

Website dapat diibaratkan sebuah bangunan. Walaupun sudah berdiri cukup lama, tetap diperlukan perbaikan dan pembaharuan-pembaharuan, terutama di desainnya.

Kamu bisa menghadirkan website dengan desain update sesuai trend di tiap tahunnya. Perubahan tren ini perlu dilakukan seiring berkembangnya user experience yang dinamis dan cenderung berubah-ubah.

Baca Juga: Kenali 5 Kelemahan Website Builder untuk Toko Online

7. Pastikan Konten Tetap Update

cara maintenance website
(Foto konten update. Sumber: Pexels.com)

Memproduksi konten yang selalu update merupakan salah satu cara maintenance website. Dengan konten yang selalu bertambah dan up to date, akan membuat membuat mesin pencarian lebih mudah memberikan penilaian.

Pembaharuan konten juga akan membantu pengunjung yang ingin mengunjungi sebuah portal untuk mendapatkan informasi terbaru.

Jadi, kamu lakukan update informasi konten secara rutin. Makin sering kamu memperbarui konten, kemungkinan besar makin besar juga traffic pengunjung ke website kamu.

8. Batasi Komentar Spam

Mungkin selama ini, kamu kerap atau pernah menerima komentar-komentar yang tidak ada kaitannya dengan konten.

Hal ini terdengar menyepelekannya, tapi perlu diperhatikan. Mengabaikan komentar-komentar spam ini sedikit banyak mempengaruhi performa website kamu.

Salah satu contohnya adalah komentar yang berusaha mengalihkan pengunjung website kamu ke URL berbahaya. Tentunya, komentar seperti ini berdampak pada citra situs kamu.

Pengunjung akan menganggap kamu sebagai pengembang kurang perhatian terhadap website. Untuk mencegah pemikiran tersebut terjadi, kamu harus aktif dalam mensortir komentar yang perlu dan tidak perlu ada di konten website kamu.

Baca Juga: 10 Jenis-Jenis Website Berdasarkan Fungsinya

9. Perhatikan Masa Aktif Domain

cara maintenance website
(Foto perhatikan masa aktif domain. Sumber: Pexels.com)

Jangan lupa untuk memeriksa masa aktif domain setiap tahunnya. Jangan karena terlalu sibuk memikirkan SEO, konten, desain, dan lainnya, sampai membuat kamu lupa bahwa masa aktif domain hampir berakhir.

Hal yang akan terjadi bila masa aktif domain sudah berakhir adalah domain tersebut akan lenyap secara otomatis. Jadi, pastikan kamu tidak melewatkan hal yang satu ini supaya kamu tidak memulai website dari awal lagi.

10. Minta Bantuan Ahli

Bila kamu tidak bisa melakukan cara maintenance website karena menganggapnya beresiko, kamu bisa menyerahkan tugas ini kepada ahlinya.

Dengan jasa yang telah mengetahui cara maintenance website, kamu bisa terpelihara secara optimal dan sesuai dengan algoritma mesin pencarian.

Bila melakukan cara ini, kamu harus mengalokasikan dana. Namun, tidak perlu khawatir karena biasanya harga maintenance tidak terlalu mahal.

Baca Juga: 7 Cara Membuat Website Ecommerce Tanpa Coding

11. Memerhatikan Cara Maintenance Website Penting Untuk Kenyamanan

Cara-cara maintenance website di atas setidaknya dapat membantu kamu untuk terhindar dari berbagai permasalahan.

Selain alasan keamanan, maintenance website membantu situs kamu tetap update dan sesuai tren. Lakukanlah maintenance sesuai dengan kebutuhan. Misalnya, tiap bulan atau tiap kuartal.

Maintenance website biasanya akan membuat pengunjung tidak bisa mengakses website untuk beberapa saat.

Namun jangan pula resah, karena biasanya maintenance tidak berlangsung lama. Apalagi kalau kamu rutin melakukannya dan tidak ada masalah yang urgent.

Demikian, rupanya cara maintenance penting diperhatikan karena dapat menjaga website agar tetap optimal. Karena manfaatnya yang besar kamu harus rutin dan rajin melakukan maintenance website supaya terus membuatnya lebih optimal.

Jadi, pastikan kamu benar-benar optimal dengan melakukan maintenance website! Jangan ragu untuk membuat pengunjung kamu puas dan nyaman dalam mendapatkan informasi di website milik kamu.