Ini Cara Daftar Google Webmaster, Situsmu Bisa Muncul #1 di Google!

Share this Post

cara daftar Google webmaster
Table of Contents

Kamu punya situs web, tetapi belum bisa ditemukan di mesin pencari Google? Dalam kasus ini, kamu harus tahu cara daftar Google Webmaster.

Google Webmaster hadir untuk membantu orang yang tepat melihat konten di situs web kamu dengan cara membuatnya terlihat di Google Search dengan kata kunci SEO.

Kini, nama Google Webmaster sudah berganti menjadi Google Search Central.

Mengutip dari Search Engine Journal, Google Search Central adalah Google Webmaster baru setelah perubahan dalam branding yang juga dilengkapi Googlebot.

Istilah “Webmaster” sedang dihapus karena sudah usang dan tidak digunakan lagi. Sangat sedikit pemilik situs web yang mengidentifikasi diri mereka sebagai webmaster.

Mereka lebih cenderung menyebut diri sendiri sebagai search engine optimizer, digital marketer, blogger, pengembang web, atau pemilik situs web. 

Nama Google Search Central lebih mewakili konten atau layanan yang diberikan di Google Webmaster.

Fokus konten yang diterbitkan dengan nama “Search Central” akan tetap bertujuan untuk membantu SEO dan pemilik situs meningkatkan visibilitas situs web mereka di hasil Google Search.

Meski demikian, masih banyak orang pula yang lebih mengenal “Search Central” ini dengan nama Google Webmaster.

Baca Juga: Cara Menggunakan Google Analytics untuk Pemula

Mengapa Situs Web Tidak Muncul di Mesin Pencari Google?

cara daftar google webmaster
(Foto mencari kata kunci pada Google Search. Sumber: Unsplash.com)

Sebelum mempelajari cara daftar Google Webmaster, kamu harus ketahui dahulu mengapa sebuah situs web tidak muncul di Google Search.

Meski Google melakukan crawling terhadap miliaran halaman, tentu tak dapat dihindari beberapa situs web akan terlewat. Terutama situs web yang baru muncul.

Google sendiri menjelaskan mengapa mereka bisa melewatkan sejumlah situs web dari aktivitas crawling mereka. Ini dia penjelasannya.

1. Tidak Tertaut dengan Situs Web Lain

Alasan pertama, yaitu situs web kamu tidak tertaut dengan situs web lain. Kamu perlu mencari cara agar tautan menuju situs web kamu ada di situs web lain.

Salah satu cara, yaitu dengan membuat akun media sosial atau meninggalkan komentar di situs lain.

Yang jelas, jangan membayar situs web lain untuk menautkan situs mereka ke situs kamu. Itu bisa dianggap sebagai pelanggaran pedoman Google.

2. Situs Web Baru

Kamu baru saja meluncurkan situs web baru dan Google belum sempat melakukan crawling terhadap situs web tersebut. 

Perlu waktu beberapa minggu bagi Google untuk melihat situs web baru. Termasuk perubahan apa pun di situs web yang sudah ada.

Baca Juga: Apa Itu Algoritma Google? Ini Update Terbarunya!

3. Desain Web

Desain situs web tertentu dapat mempersulit Google untuk melakukan crawling konten secara efektif. 

Jika situsmu dibuat dengan beberapa teknologi khusus lainnya, bukan HTML, Google mungkin mengalami masalah saat melakukan crawling dengan benar. 

Ingatlah untuk menggunakan teks, bukan hanya gambar atau video, di situs web kamu. Dengan demikian, Google bisa lebih mudah membaca.

4. Ada Eror di Situs Web

Alasan lain mengapa situs web tidak muncul di Google Search, yaitu Google mendapat eror saat mencoba crawling situs web kamu. 

Penyebab paling umum untuk ini, yaitu kamu memiliki halaman login atau situs web kamu memblokir Google karena suatu alasan. Pastikan kamu dapat mengakses situs web di incognito window pada browser Google Chrome.

5. Google Memang Melewatkannya

Untuk yang satu ini, kesalahan memang bukan pada situs web kamu, melainkan Google memang belum membacanya.

Meskipun Google crawling miliaran halaman, tidak dapat dihindari bahwa mereka akan kehilangan beberapa situs. 

Terutama untuk situs web yang ukurannya masih kecil. Tunggu beberapa saat, dan coba hubungkan dari situs lain.

Namun jika kamu tidak sabar menunggu, kamu bisa mencoba menggunakan Google Webmaster. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara daftar Google Webmaster.

Baca juga: 7 Macam-macam Search Engine, Tak Hanya Google, Lho!

Cara Daftarkan Web ke Google Webmaster

cara daftar google webmaster
(Foto Google Search Console. Sumber: Unsplash.com)

Nah, kini kamu sudah tahu apa saja yang menyebabkan situs web kamu belum muncul di Google Search.

Hal yang perlu kamu tahu selanjutnya, yaitu cara daftar Google Webmaster sebagai solusinya.

Tools Google Webmaster yang kini dikenal Google Search Console bisa digunakan untuk mendaftarkan situs web. Jika sudah terdaftar, Google akan memprioritaskan agar situs web kamu di-crawl oleh bot.

Kamu juga bisa mendaftarkan tautan konten baru agar Google Bot cepat melakukan crawling. Berikut ini tahapan cara daftar Google Webmaster.

  • Masuk ke akun Google milikmu. Pastikan kamu menggunakan akun bisnis jika itu adalah situs web milik bisnismu.
  • Buka tools Google Webmaster.
  • Klik “Add a Property”.
  • Pilih “Website” dari menu drop-down dan masukkan URL situs web kamu. Pastikan kamu menggunakan alamat URL yang sama persis dengan di bar browser.
  • Klik “lanjutkan”.
  • Kamu perlu memverifikasi bahwa kamu adalah pemilik situs web yang didaftarkan. Ada berbagai cara yang bisa dipilih. Mulai dari unggahan file HTML, penyedia nama domain, tag HTML, kode pelacakan Google Analytics, atau container snippet dari Google Tag Manager.
  • Jika situs web kamu menggunakan http:// dan https:// secara bersamaan, daftarkan keduanya sebagai situs terpisah. Kamu juga harus menambahkan setiap subdomain yang kamu punya. Contohnya, store.sirclo.com, commerce.sirclo.com, dan sebagainya.

Baca Juga: 5 Fungsi Google My Business dan Cara Menggunakannya

Cara Verifikasi Kepemilikan Situs Web

cara daftar google webmaster
(Foto metrik pada Google Search Console. Sumber: Unsplash.com)

Pada panduan cara daftar Google Webmaster di atas, disebutkan bahwa kamu perlu memverifikasi bahwa kamu adalah pemilik situs web agar dapat menggunakan tools ini.

Hal ini dibutuhkan karena Google Webmaster memberimu akses ke informasi rahasia tentang kinerja situs web atau aplikasi.

Ditambah lagi tools ini memberi pengaruh terhadap cara Google melakukan crawling terhadap situs web atau aplikasi tersebut.

Kegunaan tools ini sangat penting. Jadi, untuk menjaga kerahasiaan, dibutuhkan verifikasi kepemilikan kamu terhadap situs web tersebut.

Tahu cara daftar Google Webmaster pun tidak cukup. Verifikasi ini terbilang cukup menyita waktu, jadi kamu perlu tahu caranya.

Kamu harus memiliki setidaknya satu pemilik terverifikasi per situs web atau aplikasi di Google Webmaster. 

Perhatikan juga bahwa memverifikasi situs web tidak memengaruhi peringkat halaman atau kinerjanya di Google Search.

Tentu saja, kamu dapat menggunakan data pada Google Webmaster untuk menyusun strategi agar peringkat bisa lebih tinggi.

Namun hanya menambahkan properti ke Google Master, tidak akan secara otomatis membuat peringkatmu naik.

Berikut ini cara verifikasi kepemilikan situs web di Google Webmaster sebagai bagian dari cara daftar Google Webmaster.

1. Unggah File HTML

Dengan metode ini, kamu perlu mengunggah file HTML ke direktori root ke situs web.

Cara ini sederhana, tetapi kelemahannya kamu perlu akses ke server untuk mengunggah file, misalnya dengan cPanel.

Setelah mengunggah file HTML, kamu bisa melanjutkan tahap selanjutnya dalam cara daftar Google Webmaster.

2. Verifikasi DNS

Cara lain untuk verifikasi kepemilikan situs web sebagai cara daftar Google Webmaster, yaitu melakukan verifikasi DNS (Domain Name System). 

Hal pertama yang perlu kamu lakukan, yaitu menyalin kode TXT yang disediakan Google Webmaster.

Kemudian masuk ke pencatat domain kamu, seperti cPanel atau Plesk Panel. Masuk ke menu DNS record, lalu tempel kode TXT tersebut.

Baca Juga: Cara Tambah Pembayaran di Google Play yang Mudah dan Praktis

3. Tag HTML

Verifikasi untuk cara daftar Google Webmaster selanjutnya, yaitu menambahkan tag HTML. 

Kamu perlu menambahkan tag <meta> sederhana ke bagian <head> situs web kamu. Ini bisa lebih mudah dilakukan jika kamu menggunakan WordPress.

Kamu bisa menambahkan tag langsung ke file header.php theme WordPress. Bisa juga menggunakan plugin untuk memasukkannya ke header.

4. Tracking Code Google Analytics

Jika kamu sudah memasang tracking code dari Google Analytics di situs web, kamu dapat dengan mudah memverifikasi menggunakan Google Analytics.

Menggunakan tracking code bisa dengan dua langkah sederhana. Pertama, pilih Google Analytics pada pilihan “Other Verification Methods”. Kedua, klik verifikasi.

Jika kamu menambahkan Google Analytics ke situs web berbasis WordPress menggunakan plugin, kode pelacakan sudah ada di homepage. Artinya, kamu dapat menggunakan metode ini.

Baca juga: 10 Ide Konten Instagram Menarik Untuk Tingkatkan Engagement

5. Container Snippet Google Tag Manager

Verifikasi kepemilikan situs web sebagai bagian cara daftar Google Webmaster selanjutnya, yaitu mengaktifkan container snippet di Google Tag Manager.

Menerapkan metode ini sama mudahnya dengan Google Analytics. Dengan catatan kamu sudah menghubungkan Google Tag Manager dengan situs web.

Kamu dapat memverifikasi situs web hanya dengan satu klik. Caranya, dengan mengaktifkan container snippet Google Tag Manager di situs web.

Itulah penjelasan singkat cara daftar Google Webmaster. Semoga informasi ini bermanfaat.