Definisi Free Cash Flow dan Fungsinya dalam Bisnis

Share this Post

free cash flow
Table of Contents
shopee pilih lokal

Salah satu aspek keuangan dalam usaha yang perlu kamu perhatikan ketika berbisnis adalah free cash flow.

Arus kas bebas ini sangat penting untuk diperhatikan karena bisa menjadi indikator seberapa efisien perusahaan dalam menghasilkan uang.

Tak hanya menjadi kunci kesehatan keuangan, free cash flow juga dapat digunakan investor dalam mengukur apakah perusahaan memiliki cukup uang untuk dividen atau pembelian kembali saham.

Baca Juga: Cara Menghitung Upah Lembur yang Sesuai Ketentuan

Definisi Free Cash Flow

definisi free cash flow
Foto pengertian free cash flow. Sumber: Unsplash.com/Mathieu Stern

Menurut Investopedia, free cash flow (arus kas bebas) adalah uang tunai yang dihasilkan perusahaan setelah mempertimbangkan arus kas keluar yang mendukung operasinya dan memelihara aset modalnya.

Arus kas bebas juga dapat disebut dengan uang tunai yang tersisa setelah perusahaan membayar biaya operasional dan belanja modal.

Jadi, ini merupakan sisa uang yang bisa perusahaan gunakan sesuka hati setelah kamu membayar gaji, sewa, dan pajak.

Cara Kerja Free Cash Flow

cara kerja free cash flow
Foto cara kerja free cash flow. Sumber: Unsplash.com/Scott Graham

Setelah memahami definisi free cash flow, kamu juga perlu mengetahui bagaimana cara kerjanya.

Arus kas bebas yang positif dalam sebuah perusahaan berarti bisnis tersebut mampu memenuhi tagihannya setiap bulan.

Perusahaan yang arus kas bebasnya meningkat atau tinggi biasanya berjalan dengan baik dan mungkin ingin berkembang.

Arus kas bebas yang tinggi juga bisa menarik investor. Pasalnya, perusahaan memiliki kelebihan uang tunai untuk diinvestasikan, yang dapat menghasilkan tingkat pengembalian.

Sementara itu, arus kas bebas yang rendah menjadi tanda bahwa perusahaan tidak memiliki banyak uang yang tersisa setelah membayar seluruh biaya bisnis.

Tentu saja, hal ini dinilai kurang menarik oleh investor. Para investor menganggap bahwa perusahaan dengan free cash flow yang rendah tidak memiliki prospek atau potensi pendapatan yang kuat di masa depan.

Daripada merugi nantinya, investor pun akan lebih memilih perusahaan dengan arus kas bebas yang selalu bertumbuh positif.

Jika investor menemukan perusahaan dengan arus kas yang meningkat dan harga saham yang undervalued, itu adalah investasi yang baik dan bahkan mungkin merupakan target akuisisi mereka.

Perusahaan dengan arus kas bebas yang turun atau rendah terus-menerus mungkin perlu melakukan restrukturisasi karena hanya ada sedikit uang yang tersisa setelah menutup tagihan.

Baca Juga: Contoh Financial Plan untuk Bisnis, Rencana Keuangan Jadi Terarah

Cara Menghitung Free Cash Flow

cara menghitung free cash flow
Foto cara menghitung. Sumber: Unsplash.com/Towfiqu barbhuiya 

Lantas, bagaimana caranya mengetahui pertumbuhan arus kas bebas dalam perusahaan?

Secara umum, formula untuk menghitung free cash flow adalah:

Arus Kas dari Aktivitas Operasional – Pengeluaran Modal (Capital Expenditures) (CaPex)

Namun, ada formula lain untuk mengetahui jumlah free cash flow. Berikut langkah-langkahnya:

1. Menghitung Arus Kas dari Aktivitas Operasional

Arus kas dari aktivitas operasional merupakan nilai laba bersih ditambah pengeluaran non-tunai yang disesuaikan dengan perubahan modal kerja.

Rumusnya yaitu:

Laba Bersih + Pengeluaran Non-Tunai +/- Perubahan Modal Kerja

2. Menghitung Nilai Pengeluaran Non-Tunai

Dalam menghitung nilai pengeluaran non-tunai, kamu dapat melihat unsur-unsur yang tidak berpengaruh secara langsung terhadap perubahan nilai kas dari laporan laba rugi.

Misalnya, menganalisis nilai depresiasi, amortisasi, impairment, dan untung/rugi dari investasi.

3. Menghitung Nilai Perubahan Modal Kerja

Formulasi umum yang digunakan untuk menghitung modal kerja adalah aset lancar dikurangi kewajiban lancar.

Dalam hal ini, kamu juga perlu menyesuaikan akun terkait sesuai dengan periode usaha.

Misalnya, untuk menghitung nilai perubahan modal kerja pada periode 2020-2021, maka formulasinya ialah:

(Aset Lancar 2021 – Aset lancar 2020) – (Utang Lancar 2021 – Utang Lancar 2020)

Baca Juga: Cara Menghitung Dividen, Kamu Wajib Tahu!

Fungsi Free Cash Flow bagi Manajer Pengelola Perusahaan

fungsi free cash flow
Foto fungsi free cash flow bagi pebisnis. Sumber: Foto: Unsplash.com/Towfiqu barbhuiya 

Berikut fungsi dari arus kas bebas bagi yang perlu ketahui, dikutip dari e-Journal Universitas Atma Jaya Yogyakarta:

  • Free cash flow dapat digunakan untuk mendanai kegiatan investasi perusahaan yang mempunyai net present value positif.
  • Manajer dapat menggunakan free cash flow untuk membiayai fasilitas-fasilitas, seperti fasilitas kantor dan fasilitas pribadi.
  • Free cash flow dapat digunakan untuk menambah investasi dalam perusahaan dalam bentuk laba yang ditahan.

Fungsi Free Cash Flow bagi Investor

manfaat free cash flow
Foto fungsi free cash flow bagi investor. Sumber: Foto: Unsplash.com/Jason Briscoe
shopee pilih lokal
shopee gratis ongkir

Sementara bagi perusahaan secara keseluruhan, arus kas bebas dapat bermanfaat untuk:

1. Mengukur Nilai Saham Intrinsik

Menurut Brandon Gaille, arus kas bebas memungkinkan investor untuk mengetahui nilai saham intrinsik yang paling dekat.

Seorang investor akan melakukan perbandingan saham setiap hari untuk membuat keputusan yang lebih baik.

Dengan adanya free cash flow, investor tidak hanya membuat perkiraan yang kurang pasti, tetapi bisa mengetahui nilai saham intrinsik yang paling dekat untuk mencegah kerugian di masa depan.

2. Pengukuran Keuangan Usaha yang Akurat

Nilai arus kas bebas dapat digunakan sebagai pengukuran yang dapat dipercaya. Ini karena free cash flow merupakan pendapatan akurat yang dilaporkan oleh perusahaan.

Jadi, investor dapat mengevaluasinya lebih lanjut sebelum mengambil langkah untuk investasi.

3. Memberi Gambaran Masa Depan Perusahaan

Arus kas bebas yang positif tentunya akan memberikan gambaran perusahaan yang baik di masa depan.

Nilai free cash flow juga dapat menjadi gambaran seberapa cepat perusahaan akan tumbuh.

Arus kas bebas juga dapat memberi tahu investor nilai sebenarnya dari sebuah perusahaan dan apakah harga saham perusahaan itu dinilai terlalu tinggi atau rendah oleh pasar saat ini.

4. Mengurangi Ketidakpastian

Tidak ada yang dapat sepenuhnya menghilangkan ketidakpastian dalam hal investasi. Namun, nilai arus kas bebas bisa mengurangi ketidakpastian tersebut.

Free cash flow dapat membantu investor untuk dapat memisahkan saham-saham yang masuk akal dari saham-saham yang kemungkinan besar akan menimbulkan kerugian.

Baca Juga: Mengenal 4 Jenis Jurnal Khusus dan Fungsinya Dalam Bisnis

Nah, itu dia penjelasan seputar free cash flow dari berbagai sumber. Semoga informasinya bermanfaat, ya!

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X