10 Usaha di Bulan Puasa yang Laris, Penjualan Dijamin Meningkat!

Share this Post

usaha di bulan puasa yang laris
Table of Contents

Ada banyak usaha di bulan puasa yang laris. Tertarik mencoba?

Bulan Ramadan memang bulan penuh berkah, tidak terkecuali bagi pebisnis. Hal ini karena terdapat banyak bisnis yang sudah dipersiapkan jauh-jauh hari sebelum bulan Ramadan dimulai.

Tentunya, para pebisnis sudah bisa memperkirakan produk atau layanan mereka akan laku pada bulan Ramadan.

Namun, tidak semua usaha bisa laris pada bulan puasa. Meski memang tidak sedikit juga yang bisa mendapat berkah di bulan penuh berkah ini.

Yang jelas, tingkat konsumsi masyarakat, terutama umat muslim, pada bulan Ramadan jadi meningkat. Ini tentu indikasi baik bagi para pebisnis, baik besar maupun kecil.

Baca Juga: 6 Tips Bisnis Kurma di Bulan Puasa, Manfaatkan Momen!

Usaha di Bulan Puasa yang Laris

usaha di bulan puasa yang laris
Foto produk jualan di bulan puasa. Sumber: Unsplash.com

Ada banyak usaha di bulan puasa yang laris. Hal ini karena konsumsi meningkat pada bulan Ramadan di kalangan umat muslim. Peningkatan konsumsi paling terlihat pada sektor makanan.

Menurut HLB Global, 83% keluarga mengubah kebiasaan konsumsinya selama bulan Ramadan.

Dengan perkiraan konsumsi makanan pada bulan Ramadan mencapai 15% dari pengeluaran tahunan untuk makanan.

Konsumsi meningkat tidak hanya pada sektor makanan, tetapi juga hal-hal lain terkait bulan Ramadan dan Lebaran.

Bidang usaha lain yang tidak terkait bulan puasa pun bisa meningkat penjualannya. Apa saja usaha-usaha ini?

Mari kita simak daftar di bawah ini.

1. Jualan Perlengkapan Ibadah

Usaha di bulan puasa yang laris pertama, yakni menjual perlengkapan ibadah. Pada bulan Ramadan, umat muslim rutin melakukan salat Tarawih.

Belum lagi melaksanakan salat Id pada saat Lebaran. Perlengkapan ibadah yang baru bisa menjadi penyemangat untuk melakukan salat-salat sunah.

Selain sajadah, mukena, sarung, dan kopiah, penjualan Al-Quran, tasbih, dan sebagainya juga meningkat.

Perlengkapan ibadah bisa menjadi ide usaha di bulan puasa yang laris. Ini kesempatan bagus bagimu untuk berjualan.

2. Busana Muslim

Ide selanjutnya, kamu bisa berjualan busana muslim. Busana muslim bisa dijual kapan pun.

Namun penjualannya meningkat pesat ketika memasuki bulan Ramadan. Ini bisa jadi usaha di bulan puasa yang laris.

Busana muslim baru sering kali digunakan umat muslim pada hari Lebaran, ketika berkeliling mengunjungi kerabat dan keluarga.

Ada beragam ceruk pada usaha busana muslim yang dapat kamu garap. Mulai dari busana muslim anak, hijab, baju koko, sarung, dan sebagainya.

3. Parsel

Menawarkan jasa pembuatan parsel merupakan usaha di bulan puasa yang laris selanjutnya. Pengiriman parsel meningkat pada bulan Ramadan dan Lebaran.

Hal ini karena umat muslim cenderung mengirimkan bingkisan kepada kerabat atau keluarga jauh sebagai bentuk silaturahmi.

Tidak hanya kepada sesama umat muslim, tetapi parsel juga dikirimkan umat beragama lain kepada yang merayakan. Hal ini sebagai bentuk toleransi beragama.

Banyak pula perusahaan yang menyediakan anggaran untuk pengadaan parsel pada bulan Ramadan. Baik untuk karyawannya maupun dikirim kepada klien.

Usaha parsel kerap kali menjadi usaha di bulan puasa yang laris. Ini bisa jadi peluangmu untuk menawarkan pembuatan parsel.

Baca Juga: 5 Tips Memulai Bisnis Baju Muslim Syar’i, Catat Ya!

4. Bahan Kue dan Stoples

Menyediakan kue kering biasanya menjadi kudapan wajib ketika menjamu tamu yang datang bersilaturahmi pada hari Lebaran.

Otomatis, penjualan bahan kue pun jadi meningkat.

Usaha bahan kue menjadi usaha di bulan puasa yang laris. Mulai dari terigu, telur, vanili, selai, pewarna makanan, dan bahan-bahan kue lainnya.

Stoples kue pun laris dijual di bulan Ramadan. Kue kering tentu harus disimpan dalam wadah agar tidak mudah lembap.

Stoples kue yang cantik dan menarik juga bisa laku dijual. Hal ini karena kue kering juga sering disertakan dalam parsel.

5. Rental Mobil

Usaha di bulan puasa yang laris lainnya, yaitu jasa rental mobil. Jika kamu memiliki usaha rental mobil, siap-siap untuk menangani peningkatan permintaan sewa mobil.

Terutama pada hari-hari jelang Lebaran, umat muslim cenderung akan melakukan mudik. Bagi yang tidak memiliki kendaraan pribadi, rental mobil menjadi pilihan.

Pastikan kamu memiliki jumlah armada mobil yang mencukupi. Terutama mobil dengan kursi tiga baris yang cocok digunakan oleh keluarga.

Jasa rental mobil pun tidak hanya digunakan untuk bepergian ke luar kota. Bisa juga digunakan di dalam kota pada hari Lebaran untuk jalan-jalan keluarga.

6. Agen Travel

Agen travel juga merupakan usaha di bulan puasa yang laris. Ada dua tanggal merah pada hari Lebaran, belum lagi ditambah cuti bersama.

Masa libur yang panjang, biasanya jadi peluang bagi yang tidak merayakan Idulfitri untuk melancong ke luar negeri.

Agen travel yang menyediakan paket liburan ke luar negeri pun akan menerima dampak positif.

Baca Juga: Mau Mulai Usaha Rental Mobil? Perhatikan 6 Hal Ini!

7. Penitipan kendaraan

Ada usaha di bulan puasa yang laris lainnya, yakni penitipan kendaraan. Hal ini karena tingginya jumlah pemudik.

Namun tidak semua pemudik menggunakan kendaraan pribadinya untuk melakukan mudik pada bulan Ramadan.

Biasanya karena jaraknya terlalu jauh atau bahkan mudik ke antarpulau dan harus menggunakan moda transportasi lain.

Meninggalkan kendaraan di rumah atau di lahan parkir biasanya pun jadi terasa kurang aman. Hal ini karena kendaraan akan ditinggal berhari-hari.

Menggunakan jasa penitipan kendaraan akan memberi rasa aman bagi pemilik. Oleh karena itu, usaha ini menjadi usaha di bulan puasa yang laris.

8. Penitipan Hewan Peliharaan

Selain penitipan kendaraan penitipan hewan peliharaan juga merupakan usaha di bulan puasa yang laris.

Bagi yang hendak mudik, tentu akan sulit membawa serta hewan peliharaan bersamanya dalam perjalanan jauh.

Apalagi jika menggunakan moda transportasi yang tidak memungkinkan bagi hewan peliharaan ikut serta.

Pada masa-masa mudik Lebaran, tempat penitipan hewan peliharaan atau pet hotel menjadi solusi.

Permintaan akan meningkat dan penitipan hewan peliharaan akan menjadi usaha di bulan puasa yang laris.

9. Usaha Laundry

Menjelang Lebaran, asisten rumah tangga pun akan mudik. Hal ini menyebabkan urusan rumah tangga jadi menumpuk.

Usaha laundry pun merupakan usaha di bulan puasa yang laris. Mencuci dan menyetrika pakaian merupakan pekerjaan paling menyulitkan dan menyita waktu.

Menyerahkan urusan cuci-mencuci kepada usaha laundry, setidaknya dapat membantu meringankan pekerjaan rumah tangga.

Baca Juga: 10 Usaha Rumahan Modal 50 Ribu, Bikin Tetangga Penasaran!

10. Frozen Food

Satu lagi usaha di bulan puasa yang laris, yaitu frozen food. Makanan siap masak ini sangat praktis untuk dikonsumsi sehari-hari.

Apalagi pada bulan Ramadan, frozen food sangat berguna. Menyiapkan hidangan saat sahur bisa sangat melelahkan karena kita harus bangun pada dini hari.

Agar dapat menyajikan hidangan sahur sebelum waktunya imsak, menggunakan frozen food bisa menjadi solusi.

Menjual frozen food bisa jadi peluang usaha di bulan puasa yang laris. Kamu patut mencoba usaha yang satu ini.

Itulah sejumlah usaha di bulan puasa yang laris.

Bulan Ramadan selalu menjadi bulan penuh berkah. Jadikan momentum ini untuk meningkatkan takwa sekaligus menjalankan bisnis yang halal.