Harumnya Peluang Bisnis Minyak Atsiri di Musim Hujan, Untung Besar!

Share this Post

bisnis minyak atsiri
Table of Contents
shopee pilih lokal

Bisnis minyak atsiri rupanya masih sepi peminat, tertarik coba?

Essential oil atau minyak atsiri punya berbagai khasiat bagi kesehatan. Salah satunya untuk meredakan penyakit seperti sakit kepala, peradangan, hingga flu yang kerap terjadi kala musim hujan.

Minyak atsiri atau dalam bahasa asing disebut essential oil adalah zat yang berasal dari tumbuhan yang dapat memberikan manfaat bagi kesehatan. Minyak atsiri digunakan dengan cara dihirup wanginya.

Kala musim hujan, biasanya tubuh akan lebih mudah sakit. Di samping menggunakan obat-obatan, penggunaan minyak atsiri sebagai pilihan pengobatan alami juga banyak dilakukan.

Umumnya, minyak atsiri bekerja dengan cara memberikan rasa tenang atau relaksasi bagi tubuh dan pikiran. Selain itu, minyak atsiri juga bisa dikombinasikan sebagai bahan campuran produk wangi-wangian.

Minyak yang diekstrak dari tumbuhan ini biasanya dijadikan sebagai media dalam kegiatan meditasi, dijadikan parfum, atau dijadikan pengharum ruangan. Minyak atsiri tentu berbeda dengan minyak wangi biasa.

Minyak atsiri memiliki aroma yang natural tanpa campuran bahan kimia. Sementara itu, minyak wangi umumnya merupakan aroma buatan yang dihasilkan dari campuran bahan kimia.

Minyak essensial ini ibarat aroma alami dari alam atau tumbuhan yang diubah dalam bentuk cair. Peluang bisnis minyak atsiri tentunya juga seharum aromanya. Ingin tahu tips memulai bisnis ini? Simak sampai akhir, ya!

Baca Juga: Bisnis Skincare, Perhatikan 7 Hal Ini Sebelum Memulainya

Mengenal Bisnis Minyak Atsiri

bisnis minyak atsiri
(Foto minyak atsiri. Sumber: Freepik.com)

Sebelum menganalisis peluang bisnisnya, ada baiknya kamu memahami dahulu tentang minyak atsiri.

Menurut buku Essential Oils: What They Are and How the Terms Are Used and Defined, minyak atsiri adalah cairan aromatik dan mudah menguap yang diperoleh dari tanaman melalui distilasi uap dan dinamai sesuai dengan tanaman asalnya. 

Minyak atsiri dapat didefinisikan sebagai produk atau campuran zat harum dan tidak berbau. Zat harum ini adalah senyawa murni secara kimiawi yang mudah menguap dalam kondisi normal. 

Minyak atsiri sangat bervariasi, kebanyakan penyebabnya adalah faktor genetik, namun dipengaruhi juga oleh iklim, curah hujan, atau kondisi geografis. Minyak atsiri banyak digunakan dalam kosmetik dan parfum.

Ada juga yang dijadikan campuran obat karena bersifat terapeutik serta digunakan dalam makanan karena memiliki sifat antimikroba dan antioksidan.

Minyak atsiri sering digunakan sebagai aromaterapi, yaitu bentuk pengobatan alternatif yang menggunakan ekstrak tumbuhan untuk mendukung kesehatan tubuh dan pikiran.

Bagaimana minyak atsiri dibuat? Pada dasarnya, minyak adalah zat yang dapat menyerap aroma dan rasa tanaman atau “esensi”. Beberapa tanaman memiliki senyawa aromatik yang unik.

Melalui proses distilasi uap atau metode mekanis lain seperti cold pressing, bahan kimia aromatik tumbuhan diekstraksi dan dikombinasikan dengan carrier oil agar menghasilkan minyak atsiri.

Minyak atsiri harus dibuat tanpa proses kimiawi agar dapat mempertahankan bau dan rasa alami atau “esensi” dari tanaman asalnya.

Baca Juga: Intip Manisnya Peluang Bisnis Madu, Mau Coba?

Bagaimana Cara Kerja Minyak Atsiri?

Harumnya Peluang Bisnis Minyak Atsiri di Musim Hujan, Untung Besar!
(Foto air humidifier. Sumber: Freepik.com)

Minyak atsiri paling sering digunakan sebagai aromaterapi, biasanya dengan dihirup langsung atau menggunakan bantuan air humidifier.

Ketika dihirup, aroma minyak esensial bisa menenangkan tubuh dan membantu meredakan gejala beberapa penyakit. Misalnya gejala flu yang umumnya timbul saat musim hujan tiba.

Secara tradisional, minyak atsiri juga dapat dituangkan ke dalam air panas. Nantinya, aroma dari minyak ini akan menyebar melalui uap air panas tersebut.

Minyak ini tidak bisa digunakan sebagai obat dalam, alias tidak bisa ditelan. Minyak atsiri bisa dioleskan pada kulit.

Menghirup aroma dari minyak esensial dapat merangsang sistem limbik yang merupakan bagian dari otak dan berperan dalam mengatur emosi, perilaku, indera penciuman, dan memori jangka panjang.

Sistem limbik juga berperan dalam mengendalikan beberapa fungsi fisiologis seperti pernapasan, detak jantung, dan tekanan darah.

Melansir dari Healthline, ada lebih dari 90 jenis minyak esensial dengan aroma yang unik dan manfaat kesehatannya yang berbeda. Ada 10 jenis minyak essensial yang paling populer, yaitu:

  • Peppermint: digunakan untuk meningkatkan energi dan membantu pencernaan.
  • Lavender: digunakan untuk menghilangkan stres
  • Cendana: digunakan untuk menenangkan saraf dan membantu meningkatkan konsentrasi.
  • Bergamot: digunakan untuk mengurangi stres dan memperbaiki kondisi kulit seperti eksim.
  • Rose: digunakan untuk meningkatkan suasana hati dan mengurangi kecemasan.
  • Chamomile: digunakan untuk meningkatkan suasana hati dan relaksasi.
  • Ylang-Ylang: digunakan untuk mengobati sakit kepala, mual, dan kondisi kulit
  • Tea Tree: digunakan untuk melawan infeksi dan meningkatkan kekebalan tubuh.
  • Jasmine: digunakan untuk membantu mengatasi depresi, persalinan, dan libido.
  • Lemon: digunakan untuk membantu pencernaan, suasana hati, sakit kepala, dan banyak lagi.

Baca Juga: 13 Minuman Khas Indonesia untuk Ide Jualan, Berani Coba?

Peluang Bisnis Minyak Atsiri

Harumnya Peluang Bisnis Minyak Atsiri di Musim Hujan, Untung Besar!
(Foto bisnis minyak atsiri. Sumber: Unsplash.com)

Jika dilihat dari manfaat dan keunikannya, peluang bisnis minyak atsiri memiliki pasar yang sangat menjanjikan. Sebab, bisnis minyak atsiri menghasilkan produk wewangian yang umumnya disukai semua orang.

Menariknya, aroma minyak atsiri juga sangat bervariasi. Sehingga sangat mungkin muncul aroma baru yang akan disukai banyak pelanggan.

Apalagi, minyak atsiri memiliki beragam manfaat bagi kesehatan. Tidak hanya kesehatan fisik, tetapi juga baik untuk kesehatan mental berkat efek relaksasinya.

Untuk memulai bisnis ini memang dibutuhkan pengetahuan dasar tentang minyak esensial itu sendiri dan cara produksinya.

Jika kamu ingin membesarkan bisnis ini dengan cepat, tentu kamu perlu membangun fasilitas produksi sendiri untuk mengekstrak tanaman menjadi minyak. Namun, tentu dibutuhkan modal yang tidak sedikit.

Cara lain yang bisa kamu coba adalah menggunakan sistem maklon. Kamu bisa mencari produsen minyak esensial yang membuka kesempatan kerja sama ini. Tak hanya itu, bisnis minyak atsiri juga bisa dijalankan dengan membeli produknya dari pemasok.

Artinya, kamu perlu mencari supplier minyak atsiri terpercaya dan menjualnya lagi dalam bentuk utuh maupun diubah menjadi produk lain. Misalnya, menjadikan minyak atsiri sebagai campuran sabun, parfum, hand sanitizer, atau lilin aromaterapi.

Sebagian penjual juga ada yang memasarkan bisnis minyak atsiri bersamaan dengan produk lain, seperti diffuser. Kamu bisa menjual minyak atsiri ke konsumen akhir maupun menjadi supplier untuk tempat-tempat meditasi dan klinik.

Selain itu, jangan lupa untuk memasarkan bisnis minyak atsiri melalui media sosial dan e-commerce. Kamu bisa menjual minyak atsiri di berbagai saluran e-commerce sekaligus dengan fitur SIRCLO Store.

Dengan fitur tersebut, kamu bisa terhubung dengan semua e-commerce besar di Indonesia, terintegrasi dengan beberapa e-commerce sekaligus dalam satu dasbor, mengelola pesanan dalam satu tempat, dan menerima laporan penjualan.

Penasaran dengan berbagai fitur dan keunggulan lain dari SIRCLO Store? Klik di sini untuk informasi lebih lanjut, ya!

Baca Juga: 9 Ide Bisnis Kesehatan yang Bisa Dilakukan secara Online 

Peluang Ekspor Minyak Atsiri

Harumnya Peluang Bisnis Minyak Atsiri di Musim Hujan, Untung Besar!
(Foto ekspor minyak atsiri. Sumber: Unsplash.com)

Bisnis minyak atsiri tak hanya menjanjikan untuk pasar dalam negeri. Bisnis minyak atsiri juga sukses meraup untung selama pandemi. Sebab, permintaan produk aromaterapi meningkat tajam.

Nilai ekspor minyak atsiri Indonesia sampai April 2021 mencapai USD83,9 juta dengan pertumbuhan sebesar 15,5%.

Meskipun tidak dapat langsung mengatasi COVID-19, aromaterapi dipercaya bermanfaat sebagai antiviral, antibakterial dan membantu meningkatkan imunitas tubuh.

Dalam lima tahun terakhir, nilai ekspor minyak atsiri Indonesia cenderung meningkat. Menurut data Indonesia Eximbank Institute, nilai ekspor bisnis minyak atsiri Indonesia (2016-2020) ke lima negara tujuan terus meningkat.

Ekspor ke India naik 10,73% per tahun, ke Amerika Serikat naik 4,79% per tahun, ke Perancis naik 2,38% per tahun, dan ke China naik 5,72% per tahun. Sementara ekspor ke Singapura menurun tipis selama lima tahun terakhir sebesar 0,35% per tahun.

Pada 2020 lalu, Indonesia memiliki 189 eksportir bisnis minyak atsiri yang tersebar di seluruh provinsi. Jawa Barat merupakan provinsi penyumbang ekspor minyak atsiri terbesar dengan nilai USD68,92 juta (31,9% total ekspor minyak atsiri Indonesia).

Sementara itu, DKI Jakarta memiliki eksportir produk minyak atsiri paling banyak di Indonesia dengan 48 eksportir di 2020, diikuti oleh Jawa Barat (29 eksportir) dan Jawa Timur (24 eksportir).

Nah, itulah penjelasan tentang manfaat dan peluang bisnis minyak atsiri di Indonesia. Apakah kamu tertarik mencoba bisnis ini?

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X