Jualan Mainan Anak, Begini 3 Tips Suksesnya

Share this Post

jualan mainan anak
Table of Contents

Ada berbagai peluang usaha yang bisa kamu coba, salah satunya jualan mainan anak. Kamu juga harus tau berbagai tips agar usaha mainan anak-anak yang kamu jalani sukses.

Bisnis mainan anak masih menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Hal tesebut dibuktikan dengan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebutkan bahwa saat ini,ada sekitar 30,83 juta anak usia dini di Indonesia.

Pasar yang luas membuat kamu berkesempatan untuk mendulang rupiah dari jualan mainan anak. Selain itu, kamu tidak membutuhkan modal yang besar dan produknya pun lebih awet, sehingga risiko kerugiannya cukup rendah.

Baca Juga: 3 Skill Penting untuk Jadi Mompreneur Sukses, Sudah Tahu?

Tips Jualan Mainan Anak

tips jualan mainan anak
Foto: Unsplash.com

Inilah berbagai tips jualan mainan anak yang bisa kamu terapkan agar bisnismu lancar:

1. Tentukan Jenis Mainan Anak

Langkah pertama yang perlu kamu lakukan sebelum memutuskan untuk jualan mainan anak adalah menentukan jenis mainannya.

Karena seperti yang kamu ketahui, ada banyak sekali jenis mainan untuk anak-anak yang bisa dijadikan ide bisnis.

Apabila kamu masih bingung dengan jenis-jenis mainan anak, berikut beberapa di antaranya:

  • Mainan Edukasi

Sesuai dengan namanya, mainan edukasi merupakan jenis mainan anak yang bertujuan untuk mendukung tumbuh kembang.

Mainan edukasi ini terbagi menjadi beberapa jenis yang lebih spesifik dan biasanya dikelompokkan berdasarkan usia anak.

Beberapa mainan edukasi yang bisa kamu jadikan ide usaha, yakni balok kayu dan plastik, puzzle, buku cerita bergambar, flash card, mainan profesi, alat musik, dan lain sebagainya.

  • Action Figure

Action figure merupakan jenis mainan berikutnya yang dapat kamu pilih untuk dijadikan ide bisnis. Umumnya, action figure adalah bentuk mainan dari tokoh atau karakter tertentu.

Tidak hanya bisa dijadikan dekorasi karena bentuknya yang menarik, action figure juga memiliki beberapa bagian tubuh yang dapat digerakkan.

Tak heran jika banyak anak-anak yang menyukai jenis mainan yang satu ini. Tak sedikit dari mereka juga yang menjadikan action figure sebagai barang koleksi.

  • Patung dan Miniatur

Jenis mainan anak-anak sebagai ide jualan selanjutnya adalah patung dan miniatur.

Patung yang dimaksud biasanya berbentuk aneka jenis hewan. Mulai dari hewan yang hidup di darat maupun air. Sementara miniatur biasanya berbentuk kendaraan atau bangunan.

Mainan dengan berbagai bentuk dan warna ini tidak hanya bisa menemani waktu bermain anak, tetapi juga bisa membantu mereka untuk mengenal aneka benda dan makhluk di sekitarnya.

  • Boneka

Boneka merupakan mainan yang identik dengan anak perempuan. Ada banyak sekali jenis boneka yang bisa kamu jual.

Misalnya, boneka hewan atau boneka yang bentuknya mirip manusia, seperti bayi yang menggemaskan.

Kamu bisa mencoba jualan mainan anak berupa boneka, yang juga menyediakan aksesorinya, seperti baju, tas, alat makan, dan lainnya.

  • Kartu Mainan

Mainan anak lain yang bisa kamu pilih untuk dijual kembali adalah kartu mainan. Beberapa pilihan kartu mainan yang populer dan banyak dicari, yakni Digimon, Pokemon, dan Yu-Gi-Oh.

Bisnis kartu mainan ini pun diketahui cukup menjanjikan karena jika dijual dalam bentuk bekas pakai pun masih bisa bernilai tinggi.

Selain kartu mainan yang memiliki harga jual tinggi, kamu juga bisa menjual kartu mainan lain. Misalnya, flash card yang bertuliskan dan bergambar huruf, angka, nama hewan, nama buah, dan sebagainya untuk edukasi anak.

  • Mainan yang Dirakit

Ada juga jenis mainan anak yang dirakit, seperti lego dan puzzle. Selain menarik, anak-anak juga bisa belajar untuk memecahkan masalah melalui jenis mainan ini. Jiwa kreativitas mereka pun turut terasah.

  • Mainan Tradisional

Mainan tradisional seperti congklak, gasing, ketapel, set alat masak, dan lainnya juga bisa dijadikan ide jualan mainan anak.

Baca juga: 5 Ide Bisnis Jarang Pesaing Dengan Modal Kecil

Jenis mainan tradisional tersebut mayoritas dibuat dari bahan-bahan alam, seperti bambu, kayu, atau tanah liat.

Biasanya, orang tua yang memilih jenis mainan ini ingin mengenalkan mainan tradisional kepada anak-anaknya, sehingga budaya Tanah Air tidak terus tergerus oleh zaman dan mainan impor.

Selain itu, mainan tradisional juga biasanya memiliki harga yang lebih murah karena bahan bakunya melimpah dan dikerjakan oleh para pengrajin lokal. Jadi, biaya produksinya cenderung lebih rendah.

2. Cari Supplier Mainan Anak

Jualan Mainan Anak, Begini 3 Tips Suksesnya
Foto: Pexels.com

Tips jualan mainan anak berikutnya yang perlu kamu terapkan adalah mencoba untuk mencari supplier yang tepat.

Melalui supplier yang sesuai dengan tujuan bisnis, kamu akan lebih mudah dalam mendapatkan stok barang.

Kamu bisa mencari supplier mainan anak ini dengan cara survei langsung ke pasar atau melalui toko-toko online.

Harga barang dari supplier biasanya lebih murah dengan ketentuan jumlah pembelian tertentu. Jadi, kamu dapat jual mainan anak dengan harga selisih yang lebih tinggi untuk mendapatkan keuntungan.

Selain dari segi harga, pastikan kamu juga memilih supplier dengan kualitas mainan yang awet, sehingga tidak mudah rusak jika disimpan sebagai stok.

Penting juga memilih supplier dengan kualitas komunikasi yang baik. Dengan begitu, proses bisnis jualan mainan anak milikmu akan lebih lancar karena telah berhubungan baik bersama supplier.

3. Branding dan Pemasaran yang Kuat

Tidak hanya pasarnya saja yang luas, persaingan bisnis mainan pun cukup besar, lho. Oleh sebab itu, kamu perlu membangun bisnis dengan strategi yang tepat.

Mulai dari menciptkan branding yang kuat. Misalnya jika kamu ingin membuka toko mainan offline, carilah lokasi yang strategis dan buat nama toko semenarik mungkin, sehingga pelanggan lebih mudah dalam mengingat sekaligus menemukan tokomu.

Sementara jika ingin jualan mainan anak secara online, coba manfaatkan berbagai media sosial untuk meningkatkan brand awareness.

Baca Juga: 3 Resep Stik Keju untuk Ide Usaha, Enak dan Bikin Untung!

Jangan ragu juga untuk memanfaatkan momen saat memberikan penawaran menarik pada pelanggan. Misalnya, dengan memberikan diskon saat liburan sekolah, liburan Hari Raya, dan liburan tahun baru.

Itulah penjelasan mengenai tips sukses jualan mainan anak. Semoga informasi ini bisa menginspirasimu!