Menjanjikan, Berikut 7 Cara Bisnis Helm yang Bisa Dicoba

Share this Post

bisnis helm
Table of Contents

Salah satu ide usaha yang cukup menjanjikan di Indonesia adalah bisnis helm. Apakah kamu tertarik untuk mencobanya?

Alat bantu berkendara agar tetap aman ini banyak dicari. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa agar perjalanan berkendara mereka selamat sampai tujuan.

Itu artinya, target pasar dari usaha helm sangatlah besar. Jadi kamu tak perlu khawatir karena ada banyak potensi keuntungan yang bisa didapatkan. Asalkan, tekun menjalani bisnisnya.

Apabila kamu tertarik untuk berbisnis helm, caranya pun cukup mudah. Sebab, kamu tak perlu membuka toko fisik karena bisa menjualnya secara online.

Selain itu, kamu juga tak perlu melakukan stok barang dalam jumlah banyak karena bisa berbisnis helm dengan cara menjadi reseller.

Baca Juga: Tips Memulai Usaha Jual Aksesoris Motor Online

Peluang Bisnis Helm

peluang bisnis helm
(Foto pengguna helm. Sumber: Unsplash.com)

Jumlah pengguna kendaraan bermotor di Indonesia sangatlah besar. Oleh karenanya, ada banyak orang yang akan mencari helm untuk mereka gunakan saat berkendara.

Selain potensi pasarnya yang cukup luas, helm juga menjadi alat bantu keamanan yang sangat diminati ketika masa new normal di tengah pandemi COVID-19.

Masyarakat yang sehari-harinya melakukan mobilisasi dengan menggunakan ojek online akan membawa helm pribadi, tidak meminjam lagi kepada driver.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk penerapan protokol kesehatan guna menghindari penularan virus corona.

Kamu yang berbisnis helm pun bisa kebanjiran orderan karena kondisi tersebut. Jadi, keuntungan yang diraih bisa semakin banyak karena peluang bisnis yang satu ini sangat menjanjikan.

Baca Juga: Ingin Coba Bisnis Bengkel Motor atau Mobil? Ini 8 Tipsnya

Cara Memulai Bisnis Helm

tips bisnis helm
(Foto helm untuk berkendara motor. Sumber: Pexels.com)

Kamu juga tidak harus memiliki modal yang besar jika ingin berbisnis helm. Sebab, tidak wajib membuka toko fisik dan melakukan stok barang.

Untuk berbisnis helm, kamu bisa coba membuka toko online dengan menjadi seorang reseller. Kini, sudah ada banyak supplier yang menerima reseller tanpa syarat rumit.

Kamu pun dapat berbisnis helm dengan lebih mudah.

Apabila kamu tertarik untuk coba usaha helm, tetapi masih bingung cara memulainya, berikut beberapa tips berbisnis helm yang bisa diterapkan:

1. Tentukan Cara Berjualan

Sebelum berbisnis helm, tentu saja kamu perlu menyiapkan modal usahanya. Setelah itu, kamu harus menentukan cara berjualan seperti apa yang ingin dipilih.

Jika modal usaha kamu cukup besar, bisa coba mempertimbangkan untuk membuka toko helm. Jadi, pelanggan bisa langsung membelinya di toko kamu.

Sebaliknya, jika modal bisnis kamu kecil, mungkin berjualan online bisa menjadi alternatif yang bagus.

Selain itu, kamu juga perlu menentukan apakah ingin langsung stok barang atau coba menjadi reseller.

Apabila ingin berbisnis dengan cara menjadi reseller, pastikan supplier yang kamu jadikan mitra benar-benar tepercaya dan menjual barang berkualitas.

2. Pilih Jenis Helm yang Dijual

Tips selanjutnya yang perlu kamu lakukan dalam menjalani usaha helm, yakni memilih jenisnya.

Bagi kamu yang belum tahu, alat pelindung kepala ketika berkendara ini terdiri dari berbagai jenis.

Setiap jenis helm memiliki fungsi yang berbeda. Misalnya helm full face yang sangat baik dalam meredam benturan, helm open face yang cocok untuk berkendara motor klasik, helm half face yang trendi dan cukup safety, dan masih banyak lagi.

Pelajarilah setiap jenis helm beserta plus dan minusnya. Jadi, kamu bisa memberikan rekomendasi yang tepat ketika calon pelanggan hendak membeli helm.

Dengan pengetahuan produk seputar helm yang baik, pelanggan bisa semakin yakin dalam membuat keputusan pembelian.

Baca Juga: Ingin Mulai Usaha Salon Mobil? Ini 6 Tips Menjalankannya

3. Pastikan Helm Standar SNI

Hal lain yang tak kalah penting untuk kamu perhatikan, yakni kualitas helm.

Tidak hanya modelnya yang variatif dan memiliki material kokoh tahan benturan, tetapi kamu juga perlu memastikan bahwa helm yang dijual telah memenuhi standar SNI.

Berjualan helm yang telah lolos uji SNI sangat penting demi menjaga keamanan dan keselamatan sang pengendara.

Jadi, jangan lupa tanyakan kepada pihak supplier apakah helm yang kamu beli untuk dijual kembali sudah terbukti sesuai SNI.

Bagi kamu yang ingin mengetahui helm seperti apa yang sesuai dengan SNI, bisa mengecek situs resmi Badan Standardisasi Nasional (BSN) berikut ini.

4. Pilih Lokasi Usaha Strategis

Apabila kamu ingin berbisnis helm dengan cara membuka toko fisik, pilihlah lokasi usaha yang strategis.

Dengan memilih tempat-tempat yang ramai dan banyak dikunjungi orang, serta mudah untuk diakses. Jadi, pelanggan bisa menemukan toko fisik kamu secara lebih mudah.

Selain memudahkan pelanggan, lokasi usaha yang strategis juga bisa menjadi nilai plus di mata mitra bisnis. Misalnya pihak supplier yang hendak mengirimkan barang pesanan kamu langsung ke toko.

Tidak hanya memerhatikan lokasi bisnis, kamu juga perlu mempertimbangkan biaya sewanya. Sesuaikan dengan budget yang ada, jangan sampai terlalu memberatkan kamu karena berisiko mengganggu cash flow bisnis.

Baca Juga: Bisnis Aksesoris Pria, Begini Tips dan Cara Memulainya

5. Berjualan Helm Online

Selain membuka toko fisik, helm juga bisa dipasarkan secara online. Melalui situs web jualan online atau pun marketplace.

Ini merupakan pilihan yang sangat bagus jika kamu tidak memiliki modal cukup besar untuk berbisnis helm.

Membuka toko helm online bahkan bisa menciptakan peluang keuntungan yang lebih besar. Sebab, kamu bisa menjangkau lebih banyak pelanggan di internet.

Berjualan helm secara online juga tetap bisa dilakukan apabila kamu memiliki toko fisik. Cara ini disebut juga sebagai omnichannel marketing sehingga pendapatan yang diperoleh menjadi lebih besar.

Bagi kamu yang ingin mengelola toko online secara lebih mudah melalui e-commerce atau pun marketplace, bisa coba layanan dari SIRCLO Store.

Dengan SIRCLO Marketplace, kamu dapat mengintegrasikan beberapa marketplace sekaligus hanya dalam satu dashboard.

Setiap pembaruan terkait ketersediaan stok produk juga akan tersinkronisasi secara otomatis di multichannel e-commerce marketplacewebsite, dan Chat Commerce.

Yuk, klik link berikut untuk mengetahui lebih lanjut mengenai layanan dari SIRCLO dan nikmatilah berbagai keuntungan yang ada di dalamnya.

6. Lengkapi dengan Produk Aksesori

Agar usaha helm semakin berkembang, cobalah untuk melengkapi toko helm milikmu dengan aksesori kendaraan lainnya.

Misalnya, menambahkan produk masker untuk berkendara, kacamata, pembersih helm, lap, hingga sticker dekorasi yang unik.

Jadi, pelanggan pun tertarik untuk berbelanja lebih banyak ketika mereka berkunjung ke toko kamu.

Potensi pendapatan yang diraup pun akan semakin besar karena toko kamu lebih lengkap ketimbang mengandalkan penjualan helm saja.

Baca Juga: 5 Ide Bisnis Otomotif dan Tips Suksesnya, Coba Yuk!

7. Promosikan untuk Menarik Banyak Pelanggan

Tips bisnis helm lainnya yang tak boleh kamu lewatkan, yaitu melakukan promosi.

Dalam hal ini, promosi bisnis dapat dilakukan secara online maupun offline. Sesuaikan saja dengan kebutuhan dan anggaran iklan yang kamu miliki.

Jika ingin hemat, manfaatkan saja berbagai media sosial untuk mempromosikan bisnismu ke lebih banyak orang.

Manfaatkan fitur-fitur yang ada sehingga kamu bisa membuat materi promosi menarik di media sosial.

Sementara untuk promosi offline, mungkin akan lebih cocok jika kamu memiliki toko fisik.

Misalnya dengan menggunakan banner atau spanduk sehingga toko helm kamu lebih mudah dikenali dan diingat pelanggan potensial.

Itu dia analisis peluang usaha helm beserta tips bisnisnya. Semoga bisa menjadi inspirasi, ya.