6 Strategi Omnichannel Marketing yang Bisa Tingkatkan Penjualan

Share this Post

omnichannel marketing adalah
Table of Contents
shopee pilih lokal

Meski tren belanja online terus meningkat, tetapi pemasaran melalui toko fisik juga bisa meningkatkan penjualan. Inilah yang dinamakan sebagai omnichannel marketing.

Dilansir dari Marketing Revolution, omnichannel marketing adalah integrasi dan kerjasama dari berbagai saluran yang digunakan merek untuk berinteraksi dengan pelanggan. Dengan tujuan menciptakan pengalaman merek yang konsisten.

Mengapa e-commerce masih membutuhkan pemasaran dengan toko fisik? Alasannya, karena pelanggan masih ingin melihat, menyentuh, dan mencoba produk secara langsung.

Sedangkan bagi pemilik bisnis, keputusan berjualan secara online atau offline bisa diputuskan sesuai keinginan.

Namun, alangkah lebih baik jika kamu melakukan keduanya karena sekarang ini bisnis telah memasuki era omnichannel marketing, dimana website toko online bisa digunakan untuk meningkatkan penjualan toko fisik.

Pada dasarnya, website toko online memungkinkan pembeli untuk membaca review produk, menggunakan mobile payment, memilih ukuran atau warna, memeriksa stok produk, dan lainnya.

Meskipun toko fisik tidak menyediakan itu semua, tapi pembeli bisa melihat produk kamu secara langsung, kemudian menyentuh, mencoba, mencium dan merasakannya tanpa khawatir tertipu oleh gambar.

Nah, kamu bisa juga mengkombinasikan keduanya dengan menampilkan informasi secara online dan kemudian mendorong pembeli untuk berbelanja secara langsung pada toko fisik. 

Baca Juga: 7 Manfaat Penerapan Multichannel Ecommerce Bagi Bisnis

Strategi Omnichannel Marketing

strategi omnichannel marketing
(Foto e-commerce. Sumber: Pexels.com)

Bagi kamu yang ingin meningkatkan penjualan dengan omnichannel marketing, bisa mencoba beberapa strategi berikut:

1. Promosi Toko Fisik Secara Online

Salah satu strategi omnichannel marketing yang bisa kamu terapkan, yaitu mempromosikan toko fisik secara online.

Jadi, ketika customer sedang melihat produkmu di website toko online, maka kamu bisa mengajak mereka untuk melihat produk tersebut secara langsung di toko fisik terdekat.

Jika mereka masih belum yakin dengan produk yang akan mereka beli, setidaknya mereka sudah mengunjungi toko fisikmu. Besar kemungkinan mereka akan melihat produk lainnya di tokomu.

Selain itu, tingkat return order (pengembalian produk) juga akan semakin menurun karena mereka bisa mencoba ukuran yang tepat.

Hal ini tentu saja akan meningkatkan penjualan toko fisik dan memberikan kepuasan tersendiri di mata customer.

Dengan cara tersebut, maka mereka bisa melihat produkmu sekilas melalui internet dan kemudian membeli atau mencobanya di toko fisik.

2. Berbelanja Online Kemudian Mengambil Secara Offline

Berdasarkan sebuah penelitian, 60% pembeli online mengalami kendala dengan sistem logistik. Mereka cemas dengan kondisi barang yang akan diterima dan tidak sabar untuk menunggu pesanan mereka tiba.

Jadi dapat dikatakan, masih banyak pembeli yang memilih untuk mengambil pesanan mereka secara langsung dari toko fisik, atau melakukan cash-on-delivery (COD).

Karena alasan inilah, sistem O2O (Online to Offline) mulai berkembang di masyarakat.

Pembeli tidak perlu lagi khawatir karena pesanan yang mereka beli secara online dapat diambil di tempat yang telah disepakati.

Nah, strategi seperti ini bisa kamu lakukan dalam penerapan omnichannel marketing sehingga toko online dan offline milikmu lebih ramai pelanggan.

Baca Juga: Cara Meningkatkan Penjualan Dengan Strategi Bisnis Omnichannel

3. Menggunakan Geolocation Marketing

omnichannel marketing adalah
(Foto geolocation marketing. Sumber: Pexels.com)

Mayoritas pemilik bisnis online hanya fokus untuk membuat aplikasi online shopping saja. Mereka mengabaikan pengalaman belanja online yang anti mainstream.

Salah satunya yaitu dengan memanfaatkan aplikasi geolocation marketing, seperti iBeacons.

Padalah, dengan menambahkan aplikasi ini kamu bisa menawarkan atau mempromosikan produk dari toko fisik, lho.

Pada waktu yang sama kamu bisa menggunakan geolocation untuk menunjukan lokasi toko yang paling dekat dengan customer.

Selain itu, kamu juga bisa mengetahui data lainnya seperti jumlah customer yang mengunjungi toko dan produk apa saja yang menarik perhatian mereka.

4. Menyediakan Informasi Produk yang Dijual pada Toko Fisik

Strategi omnichannel marketing berikutnya, yakni menginformasikan detail produk yang dijual toko fisik secara online.

Bayangkan ketika seorang customer sedang melihat-lihat produk di toko fisik milik kamu, mereka akan membutuhkan banyak waktu dan tenaga.

Padahal kamu bisa memberikan informasi detail mengenai produk tersebut pada website toko online, mulai dari jenis ukuran, pilihan warna, material bahan, dan lain-lain.

Tanpa harus berjalan mondar-madir di toko fisik dan mengobrak-abrik semua barang dagangan, para customer bisa mencari produk yang mereka inginkan secara online.

Kemudian, mereka akan mengunjungi toko fisik milik kamu setelah memastikan produk tersebut sesuai dan available.

Pelanggan pun bisa lebih mudah dan cepat dalam mendapatkan produk yang sesuai dengan kebutuhannya.

Sebagai penjual, kamu juga akan diuntungkan karena transaksi jual beli berlangsung lebih efisien.

Baca Juga: Omnichannel vs Multichannel, Mana yang Pas untuk Bisnismu?

5. Menunjukan Review Customer pada Website Toko Online

Cara lain yang bisa kamu lakukan untuk menerapkan omnichannel marketing, yaitu dengan menunjukkan review customer di toko fisik secara online.

Jadi, review pembeli tidak hanya diperoleh secara online saja, tetapi kamu juga bisa meminta review dari pembeli offline.

Jika review dari pembeli online bisa didapat dengan pengisian form, maka kamu perlu usaha ekstra untuk meminta review dari pembeli offline.

Misalnya. dengan membuat video mengenai pengalaman berbelanja mereka, kemudian mereka yang bersedia untuk direkam akan memperoleh voucher diskon sebagai hadiahnya.

Selanjutnya, hasil rekaman video tersebut bisa ditampilkan di website toko online milik kamu.

Yang jelas, ada banyak cara bagi kamu untuk memperoleh review pembeli baik secara online maupun offline. Dengan adanya review ini, maka kepercayaan customer untuk berbelanja menjadi semakin tinggi.

Sebagai pemilik bisnis sebaiknya kamu memanfaatkan website toko online dan toko fisik secara bersamaan.

Baca Juga: Tips dan Contoh Iklan Bisnis Perusahaan yang Bisa Kamu Tiru

6. Iklan di Berbagai Saluran

omnichannel marketing adalah
(Foto iklan dari berbagai saluaran. Sumber: Pexels.com)

Kamu juga dapat menerapkan omnichannel marketing dengan cara beriklan di berbagai saluran.

Misalnya, dengan membuat konten penawaran secara online di media sosial, di media cetak, toko fisik, dan lainnya.

Cara ini cukup efektif untuk menjangkau lebih banyak pelanggan. Tidak hanya mempromosikan toko fisik milikmu, tetapi juga toko online bisnis kamu.

Dengan menyediakan berbagai cara berbelanja yang beragam, pelanggan pun akan memiliki kebebasan untuk memilih.

Mereka dapat menentukan cara berbelanja seperti apa yang diinginkan, entah itu online atau langsung datang ke toko fisik.

Agar hasil promosinya maksimal, usahakan untuk memberikan pesan penawaran yang konsisten pada setiap channel. Hal ini berguna agar pelanggan tak mengalami kebingungan saat berbelanja.

Maka dari itu, kamu perlu melatih staf pemasaran, penjualan, dan layanan dukungan pelanggan sehingga konten promosi yang dibagikan relevan dengan target audiens.

Tentu saja, beriklan di berbagai platform membutuhkan anggaran yang cukup. Jadi, kamu perlu menyiapkan budget iklan yang lumayan besar.

Berikut penjelasan lebih lanjut tentang strategi omnichannel, tonton videonya yuk!

Itu dia beberapa tips omnichannel marketing yang bisa kamu terapkan saat berbisnis.

Dengan kombinasi antara pemasaran online dan offline, maka kamu bisa menawarkan pengalaman berbelanja yang jauh lebih aman dan meyakinkan kepada pelanggan. 

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X