8 Cara Sinkronisasi Bisnis Digital agar Usahamu Relevan Sesuai Zaman

Share this Post

sinkronisasi
Table of Contents

Kini, perkembangan teknologi semakin maju. Oleh karena itu, kamu perlu melakukan sinkronisasi bisnis digital agar tetap relevan dengan kebutuhan pelanggan.

Pengertian sinkronisasi adalah penyesuaian sistem agar bisa beroperasi secara serempak. Dengan begitu, suatu pekerjaan bisa berjalan dengan baik dan menghasilkan data yang akurat.

Salah satu contoh dalam hal sinkronisasi bisnis, yakni membuat situs web dengan sistem yang mudah diakses.

Jadi, pelanggan bisa melakukan pemesanan dan pembayaran secara praktis.

Seperti yang telah diketahui, perilaku transaksi masyarakat mengalami perubahan. Mayoritas masyarakat saat ini lebih menyukai transaksi jual beli online.

Kamu sebagai pebisnis pun harus mengimbangi perilaku pelanggan ini dengan menghadirkan layanan jual beli yang sesuai.

Misalnya, dengan memanfaatkan layanan digital sehingga bisa meningkatkan penjualan.

Apabila bisnis kamu tak bergerak maju untuk menyesuaikan dengan teknologi, pelanggan bisa beralih ke pesaing.

Yuk, lakukan sinkronisasi bisnis digital untuk meningkatkan layanan pelanggan sekaligus meraup keuntungan maksimal.

Baca Juga: 6 Manfaat Digitalisasi, Bantu UMKM Tetap Berkembang!

Cara Sinkronisasi Bisnis Digital

Bagi kamu yang masih bingung bagaimana cara menyinkronkan bisnis ke arah digital, bisa menerapkan tips di bawah ini:

1. Buat Situs Web dengan Sistem Checkout Sederhana

cara sinkronisasi bisnis digital
(Foto pembayaran digital. Sumber: Unsplash.com)

Salah satu cara menyinkronkan bisnis digital, yakni dengan membuat situs web untuk berjualan online.

Selanjutnya, kamu perlu menyiapkan katalog dengan sistem checkout sederhana.

Misalnya, dengan menampilkan daftar produk di halaman yang mudah ditemukan pelanggan. Kemudian, membuat sistem navigasi yang jelas agar pelanggan bisa berbelanja secara lebih cepat dan mudah.

Jangan membuat pelanggan bingung dengan sistem checkout yang terlalu rumit. Sebab, hal ini bisa membuat pelanggan tidak nyaman dan mungkin memilih untuk meninggalkan situs web jualan online kamu.

Untuk menghadirkan sistem checkout yang sederhana, kamu perlu memosisikan diri sebagai pelanggan. Buatlah sistem pemesanan online yang memang kamu sukai sebagai pelanggan.

Contohnya, dengan mempermudah alur pendaftaran akun untuk berbelanja. Dengan tidak meminta terlalu banyak informasi pribadi, cukup nama, nomor telepon, email, dan alamat pelanggan.

Bisa juga dengan menyediakan sistem checkout as guest. Jadi, pelanggan bisa checkout lebih cepat tanpa perlu mendaftar.

2. Sediakan Berbagai Metode Pembayaran

Dalam sinkronisasi bisnis digital, kamu juga bisa melakukannya dengan cara menyediakan berbagai metode pembayaran di situs web jualan online.

Mulai dari pembayaran dengan Virtual Account, kartu kredit, kartu debit, e-wallet, hingga pembayaran melalui minimarket.

Hal ini bisa memudahkan pelanggan untuk menyelesaikan pesanan mereka. Sementara di sisi penjual, kamu dapat menerima pembayaran di satu tempat yang telah terintegrasi dari berbagai metode pembayaran.

Baca Juga: Ini 5 Inovasi Sistem Pembayaran Digital untuk Transaksi Bisnis yang Lebih Lancar

3. Integrasikan Media Sosial dengan Situs Web

Cara selanjutnya yang bisa kamu lakukan untuk sinkronisasi bisnis digital adalah mengintegrasikan media sosial dengan situs web.

Cobalah untuk menautkan link situs web jualan online kamu pada akun media sosial bisnismu.

Dengan begitu, pelanggan bisa langsung melakukan pesanan jika menemukan situs web kamu di media sosial.

Link situs web ini bisa kamu tambahkan di bio media sosial atau dituliskan pada kolom “informasi kontak”.

Jadi, pelanggan tak perlu mengetikkan alamat situs web kamu secara manual di ponsel atau komputer mereka.

Cara seperti ini sangatlah praktis. Pelanggan bisa berbelanja lebih cepat, kamu juga bisa menyiapkan pesanan mereka segera mungkin.

4. Jualan Online di Berbagai Platform

sinkronisasi media sosial dan situs web
(Foto media sosial. Sumber: Unsplash.com)

Agar bisnis kamu terintergrasi dengan baik, cobalah untuk menggunakan layanan yang dapat membantu pengelolaan toko online di berbagai platform.

Dengan satu tools tersebut, kamu pun bisa mengelola toko online di situs web atau pun marketplace.

Seperti yang disediakan oleh SIRCLO Store. Melalui layanan SIRCLO Store, kamu bisa mengelola berbagai marketplace dalam satu dashboard.

Hal ini akan memudahkan kamu yang membuka toko online di Tokopedia, Shopee, Lazada, Blibli, Bukalapak, Elevenia, ZILINGO, dan masih banyak lagi.

Setiap stok produk yang kamu jual dalam marketplace tersebut bisa diperbarui secara otomatis. Manajemen inventaris bisnismu pun kian mudah.

Tidak hanya berfungsi untuk integrasi beberapa marketplace, kamu juga dapat mengelolanya bersamaan dengan situs web dan chat commerce sekaligus.

SIRCLO Store juga menyediakan fitur pengelolaan pesanan dan nomor resi dalam satu tempat. Dengan fitur “Resi Otomatis”, kamu dapat mengelola pesanan dalam jumlah banyak dari seluruh channel marketplace di satu dashboard.

Menariknya lagi, SIRCLO Store bisa membantu kamu dalam memonitor perkembangan penjualan di berbagai marketplace melalui data analitik yang ditampilkan di dashboard.

Setiap laporan penjualan dan transaksi toko online kamu pun bisa diunduh kapan pun karena datanya telah ditampilkan dalam format XLSX.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Aplikasi Pencatatan Penjualan Gratis Digital Terbaik

5. Manfaatkan Aplikasi Chat

Kamu juga bisa memanfaatkan aplikasi chat, seperti WhatsApp atau LINE sebagai cara untuk sinkronisasi bisnis digital.

Dalam hal ini, kamu bisa mengintegrasikan chat commerce dengan situs web atau marketplace yang digunakan untuk berjualan.

Informasi seperti ini bisa meningkatkan kredibilitas dan profesionalitas bisnismu.

Pelanggan juga akan lebih mudah dalam berbelanja karena bisa memilih platform yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.

6. Gunakan Email Marketing

Email marketing merupakan alat pemasaran yang cukup efektif untuk meningkatkan penjualan. Hal ini karena setiap masyarakat yang menggunakan ponsel selalu memiliki email.

Setiap harinya, pengguna akan mengecek pesan di email mereka. Nah, kesempatan ini dapat kamu manfaatkan untuk memberikan pesan penawaran.

Kamu bisa mengirimkan konten promosi ke email pelanggan. Kemudian, arahkan mereka untuk berbelanja di situs web atau marketplace hanya dalam satu klik.

Cara seperti ini cukup ampuh untuk menyederhanakan customer journey sehingga mereka bisa mendapatkan produk atau layanan yang dibutuhkan.

Selain itu, email marketing juga bisa membantu kamu dalam mengukur keberhasilan konten pemasaran atau iklan.

Sebab, ada banyak tools khusus email marketing yang bisa kamu gunakan untuk mengetahui seberapa banyak penjualan yang dihasilkan.

Informasi seperti ini sangat penting untuk menyusun strategi pemasaran ke depannya. Jadi, kamu bisa menjual lebih banyak produk atau layanan.

Baca Juga: 12 Software Stok Barang Digital Terbaik Anti Ribet

7. Buat Profil Google Business

sinkronisasi email marketing
(Foto google email. Sumber: Unsplash.com)

Sinkronisasi bisnis digital juga bisa dilakukan dengan mengintergrasikannya pada toko fisik.

Salah satu cara yang bisa kamu terapkan, yakni memanfaatkan Google My Business. Buatlah profil bisnismu dengan lengkap di Google My Business.

Alamat toko fisik yang tercantum dalam Google My Business bisa ditemukan secara lebih mudah karena pelanggan dapat mengaksesnya menggunakan Google Maps.

Selain bisa menambahkan alamat, profil Google My Business juga dapat dilengkapi dengan informasi lain. Mulai dari nama bisnis, kategori, jam buka, nomor telepon, situs web, foto, menu atau layanan yang ditawarkan, dan lainnya.

Dengan hadir secara online, toko fisik kamu pun akan lebih banyak diketahui pelanggan. Pada akhirnya, toko fisik kamu ramai dikunjungi.

Menariknya lagi, Google My Business bisa membantu kamu untuk berinteraksi dengan pelanggan. Hal ini karena Google My Business menyediakan kolom ulasan beserta Q&A.

8. Integrasikan Penjualan di Toko Fisik Secara Online

Cara lain untuk sinkronisasi bisnis digital, yakni dengan mengintegrasikan penjualan di toko fisik secara online.

Misalnya, dengan mencantumkan alamat toko fisik di situs web dan media sosial bisnis kamu.

Bisa juga menyediakan fitur pemesanan online dari situs web, kemudian pelanggan dapat mengambilnya di toko fisik.

Sinkronisasi bisnis seperti ini bisa mendukung kedua sistem.

Bahkan, menciptakan lebih banyak kebebasan pada pelanggan untuk memilih manakah cara belanja yang paling disukai.

Meski belanja online banyak diminati, tetapi popularitas toko fisik tak memudar.

Tak sedikit pelanggan yang lebih memilih untuk datang ke toko fisik karena pengalaman belanja yang ditawarkan.

Dengan datang ke toko fisik, pelanggan bisa melihat, menyentuh, dan merasakan langsung produk yang dijual.

Baca Juga: 5 Cara Melakukan Digitalisasi Bisnis Untuk Modernisasi Usaha

Agar bisnis makin maju, simak juga tips menghadapi persaingan bisnis digital berikut ini, yuk!

Itu dia beberapa cara sinkronisasi bisnis digital yang bisa kamu terapkan untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi.

Sudahkah kamu mencoba salah satu cara sinkronisasi bisnis digital di atas?