2 Pengertian Onboarding bagi Karyawan Baru dan Pelanggan

Share this Post

onboarding adalah
Table of Contents
shopee pilih lokal

Onboarding adalah bagian penting dalam dunia kerja dan pelayanan.

Apakah kamu sudah mengenal istilah onboarding? Secara sederhana, ini adalah proses penyesuaian semua aspek di dalam perusahaan terhadap karyawan dan terhadap pelanggan.

Pada awalnya, konsep ini dikenal di bidang sumber daya manusia. Konsep tersebut kemudian berkembang ke banyak bidang lainnya dengan istilah customer onboarding.

Secara umum, dikenal dua istilah. Pertama untuk karyawan dan dan juga pelanggan. Pertama-tama, mari kita simak penjelasan onboarding untuk karyawan terlebih dahulu.

Baca Juga: 12 Cara Meningkatkan Motivasi Kerja Karyawan yang Efektif

Onboarding Karyawan: Pengertian dan Manfaatnya

onboarding adalah
(Foto karyawan rapat. Sumber: Unsplash.com)

Pada pengertian yang pertama, dilansir dari SHRM onboarding adalah proses karyawan dalam menyesuaikan diri dengan peran mereka di perusahan. Penyesuaian ini dimulai dari sikap, pengetahuan, keterampilan, hingga perilaku.

Tujuannya memaksimalkan potensi dan produktivitas dalam pekerjaan dan menjaga engagement tim. Hal ini agar pengunduran diri dan buruknya performa karyawan yang dapat dihindari atau diantisipasi.

Banyak juga yang menyamakan kegiatan ini dengan program orientasi. Padahal, anggapan tersebut kurang tepat.

Biasanya, onboarding merupakan penyesuaian karyawan dengan peran barunya. Sedangkan orientasi, berfokus pada perkenalan dengan tempat baru, tim, divisi, cara menggunakan peralatan kantor, serta hal-hal lainnya.

Keberhasilan kegiatan ini bisa dilihat bila karyawan baru bekerja optimal dan mampu adaptif dengan rekan kerjanya.

Berikut terdapat beberapa manfaat onboarding lain yang bisa didapatkan. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Mengenalkan Job Description

Kegiatan ini dapat memperkenalkan job description kepada karyawan baru. Bukan hanya sebatas dokumen SOP yang disimpan HRD. Namun, juga termasuk kualifikasi teknis, konseptual, dan mentalitas yang harus dimiliki karyawan nantinya.

Misalnya, seorang CS memiliki job desc untuk melayani calon konsumen dan pelanggan, sesuai yang dijelaskan selama orientasi. Namun dalam pelaksanaannya, CS juga harus paham cara menghadapi calon konsumen yang bawel.

Kemampuan seperti itu diajarkan melalui program tersebut. Itu sebabnya, karyawan baru dapat lebih cepat beradaptasi dan dapat lebih cepat bekerja dan memberikan produktivitas bagi perusahaan.

Baca Juga: Loyalitas Kerja: Ciri-Ciri, Cara Meningkatkan, dan Manfaatnya

2. Visi Misi Perusahaan Dapat Dipahami

onboarding adalah
(Foto onboarding bantu pahami visi dan misi. Sumber: Pexels.com)

Kedua, manfaat lainnya adalah karyawan dapat memahami visi dan misi perusahaan. Ini supaya para karyawan memahami hal yang dituju dan dicapai oleh perusahaan.

Selain itu, value dari perusahaan mampu dipahami oleh karyawan sehingga mereka punya kode etik yang sesuai. Dalam titik ini, perusahaan dapat memiliki nilai untuk menentukan kualitas kerja.

Bukan hanya memikirkan kuantitas kerja, namun juga memperhatikan kualitas kerja.

3. Memperkuat Ikatan Antar Karyawan

Kegiatan ini dapat meningkatkan keakraban di antara karyawan, baik yang baru atau lama. Hal ini tentunya akan meningkatkan kelancaran komunikasi dan menghilangkan kecanggungan interaksi.

Sebagaimana yang kita ketahui, karyawan yang memiliki ikatan kerja yang baik, dapat menghasilkan kualitas pekerjaan yang juga baik. Oleh sebab itu, manfaat onboarding sangat penting bagi perusahaan.

4. Mencetak Karyawan yang Adaptif

Onboarding adalah program penyesuaian diri karyawan dengan tanggung jawab, peran, dan posisinya dalam perusahaan yang dapat membuat karyawan memiliki komitmen dalam mengerjakan pekerjaannya.

Tentu perusahaan bukan hanya ingin karyawan yang dapat bekerja dengan baik, namun juga ingin mencetak karyawan yang adaptif yang baik bagi perkembangan diri karyawan itu sendiri.

Baca juga: Cara Menentukan Gaji Karyawan Untuk Usaha Kecil

Onboarding Customer: Pengertian dan Manfaatnya

onboarding adalah
(Foto melayani pelanggan. Sumber: Unsplash.com)

Pada pengertian kedua, onboarding adalah seluruh aktivitas untuk memperkenalkan calon pelanggan ke produk atau jasa yang dikeluarkan oleh suatu perusahaan.

Artinya, proses ini merupakan tahapan yang dilalui oleh pelanggan dari awal perjalanan, proses pengenalan, penggunaan brand, sampai menjadi pelanggan setia.

Oleh sebab itu, onboarding adalah proses perjalanan pelanggan sebagai interaksi awal perusahaan dengan pelanggan.

Customer onboarding adalah tahapan penting yang harus diperhatikan oleh perusahaan dengan seksama.

Onboarding yang buruk hanya akan meningkatkan risiko kehilangan pelanggan sehingga persentase customer churn rate malah kian meningkat.

Churn rate merupakan kondisi ketika pelanggan berhenti menggunakan produk atau jasa dari brand suatu perusahaan.

Semakin tinggi persentase churn rate, maka tingkat pertumbuhan sebuah bisnis akan menjadi rendah. Bahkan secara rinci, churn rate yang tinggi dapat menyebabkan kegagalan bisnis.

Maka, sebaiknya perusahaan memiliki customer onboarding yang baik dan efektif. Hal tersebut akan membuat orientasi pada pelanggan optimal.

Perusahaan pada akhirnya dapat mempertahankan pelanggan karena mampu meningkatkan angka loyalitas terhadap brand dan atau perusahaan.

Berikut ini terdapat beberapa manfaat yang kamu dapatkan pada saat menerapkan customer onboarding:

1. Meningkatkan Customer Loyalty

Dampak yang terjadi saat pelanggan tidak benar-benar mengenal produk atau jasa suatu brand atau perusahaan adalah para pelanggan dapat dengan mudah meninggalkan brand.

Oleh sebab itu, penting melakukan customer onboarding agar mampu membantu meningkatkan conversion rate sekaligus pelanggan yang loyal (customer loyalty).

Pelanggan yang setia pada brand membuat angka retensi pelanggan akan meningkat sehingga menjadi peluang yang besar bagi perusahaan agar dapat senantiasa mempertahankan serta mengembangkan bisnis.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mempertahankan pelanggan lama jauh lebih menguntungkan daripada membuang biaya untuk mendapatkan calon pelanggan baru.

Selain itu, pelanggan lama dapat membantu perusahaan atau brand menggaet calon pelanggan lewat rekomendasi yang mereka keluarkan.

Kamu sebagai pelaku bisnis harus mengetahui bahwa Sebagian besar orang lebih tertarik menggunakan brand yang direkomendasikan oleh orang terdekat.

Dengan demikian, secara tidak langsung customer onboarding memangkas banyak biaya untuk melakukan kampanye pemasaran (marketing campaign).

Baca Juga: Ini 4 Cara Menghitung Bonus Tahunan untuk Karyawan

2. Peningkatan Pendapatan

onboarding adalah
(Foto penjual sedang menemani customer. Sumber: Pexels.com)

Manfaat customer onboarding adalah dapat meningkatkan angka penjualan dan pendapatan (revenue bisnis).

Hal ini dapat terjadi karena pelanggan tetap yang terus tertarik menggunakan produk dan jasa kamu membuat sales growth terus mengalami peningkatan.

Kamu harus paham bahwa pelanggan tetap mempunyai pengaruh lebih besar untuk meningkatkan angka penjualan dibandingkan dengan pelanggan baru.

pabila mereka merasa puas dengan produk atau jasa yang perusahaan kamu hadirkan dan merasa mendapatkan nilai atau manfaat dari brand (brand value), secara alami mereka akan terus memakai produk kamu.

3. Membantu Word of Mouth Marketing Strategy Terjadi

Tahukan kamu bahwa pemasaran dari mulut ke mulut (word-of-mouth marketing) masih menjadi salah satu strategi pemasaran yang efektif dalam mendapatkan pelanggan.

Manfaat customer onboarding adalah memungkinkan terjadinya word-of-mouth kepada pelanggan lain. Pada saat pelanggan telah menyukai brand kamu, sangat mungkin mereka merekomendasikannya pada orang lain.

Jika kamu berpendapat bahwa marketing ini sudah tidak relevan dan tidak sesuai dengan era digital saat ini, hal tersebut tentu tidak benar.

Karena pada dasarnya, sistem marketing digital menggunakan marketing dari mulut ke mulut sebagai landasannya.

Hanya saja pada penerapannya menggunakan sistem dan media yang lebih baru, yaitu media digital dan media sosial itu sendiri.

Baca Juga: Pentingnya Customer Feedback, Begini Cara Mendapatkannya

Demikian, artikel mengenai onboarding, baik untuk karyawan maupun customer yang harus kamu ketahui.

Kedua jenis onboarding tersebut merupakan proses yang memberi banyak manfaat untuk perusahaan (bisnis) yang menerapkannya. Jadi, apabila bila kamu punya karyawan atau bisnis, tidak ada salahnya kamu menerapkan onboarding.

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X