Apa itu Sistem Escrow? Ini Manfaatnya Bagi Penjual dan Pembeli

Share this Post

Table of Contents

Aktivitas belanja online tiap tahunnya meningkat. Hal tersebut membuat pengamanan berupa laju transaksi keuangan perlu diperketat. Salah satunya dengan diberlakukan sistem escrow.

Langkah ini dilakukan demi kenyamanan penjual dan pembeli saat melakukan transaksi sampai menghindari adanya tindakan penipuan.

Dengan langkah antisipasi seperti ini, pelanggan bisa menjadi lebih nyaman saat berbelanja. Keamanan juga terjaga karena sistem yang canggih dikerahkan demi memudahkan pembayaran.

Sistem escrow merupakan salah satu alternatif untuk menghadapi cepatnya arus teknologi informasi.

Rekening bersama seperti ini mampu membuat transaksi jual beli online menjadi lebih aman dan nyaman. Lantas apa itu escrow? Selengkapnya simak jawabannya lewat artikel berikut.

Baca Juga: 10 Jenis Alat Pembayaran yang Bisa Digunakan untuk Transaksi, Apa Saja?

Pengertian Escrow

pengertian escrow
(Foto ilustrasi transaksi online. Sumber: Unsplash.com)

Escrow artinya rekber atau kerap lebih dikenal sebagai rekening bersama. Ini merupakan dokumen atau saluran sah pengelolaan uang antara penjual dan pembeli oleh pihak ketiga.

Cara ini banyak dilakukan berkat maraknya transaksi yang dilakukan secara online. 

Demi menghindari terjadinya penipuan, rekening bersama hadir agar transaksi online bisa dilakukan dengan aman dan memudahkan pembayaran.

Secara teknis, akun rekening bersama ini akan menampung uang dari pembeli saat melakukan transaksi.

Saat produk sudah sampai ke tangan pembeli, barulah uang hasil transaksi tersebut bisa diterima oleh penjual sesuai perjanjian.

Rekening bersama bisa menjadi alat yang dapat meningkatkan kenyamanan pembeli saat belanja karena sistem keamanannya yang tepercaya.

Baca Juga: Apa Perbedaan Uang Elektronik dan Dompet Digital dalam Transaksi?

Cara Kerja Escrow

cara kerja escrow
(Foto Google Pay. Sumber: Unsplash.com)

Performa marketplace sebagai platform belanja online yang terus menanjak, membuat kebutuhan pihak ketiga untuk menyimpan jumlah transaksi sebelum beralih kepada pihak penjual semakin dibutuhkan.

Escrow account sebagai pihak ketiga harus disepakati kedua belah pihak baik penjual atau pembeli sebagai layanan rekening bersama.

Selanjutnya, pembeli bisa memilih metode pembayaran sesuai dengan harga produk yang dibeli. Termasuk ongkos kirim, asuransi, dan biaya tambahan lain.

Rekening atau akun yang diberikan agen merupakan tempat singgahnya uang hasil transaksi. Selepas uang masuk ke rekening bersama, biasanya pihak agen akan memberikan pemberitahuan kepada penjual bahwa pembeli sudah menyelesaikan transaksi.

Pemberitahuan kepada penjual mengenai pembayaran transaksi berarti penjual harus segera mengirimkan produk ke alamat yang sebelumnya sudah dicantumkan.

Setelah sudah dikirim, penjual wajib memberitahukan agen rekening bersama bahwa produknya sudah dikirim disertai nomor resi pengiriman atau AirWay Bill sebagai bukti.

Sebagai perantara, agen rekening bersama tersebut juga akan memberikan nomor resi dari penjual untuk bisa dilakukan pemantauan dari pembeli.

Pemantauan dilakukan untuk mengetahui progress barang yang dibeli sudah sampai mana. Langkah akhirnya, jika produk sudah diterima sesuai alamat, pembeli harus memberitahu agen untuk proses pengiriman uang kepada penjual.

Baca Juga: Ini 5 Inovasi Sistem Pembayaran Digital untuk Transaksi Bisnis yang Lebih Lancar

Jenis-jenis Escrow Account

jenis-jenis escrow
(Foto ilustrasi penggunaan smartphone untuk transaksi online. Sumber: Unsplash.com)

Dalam penggunaanya, rekening bersama dibagi menjadi beberapa jenis, di antaranya:

1. Real Estate Escrow

Salah satu akun rekening bersama yang banyak digunakan, yakni real estate escrow.

Sesuai dengan namanya, ini merupakan akun rekening bersama yang digunakan dalam jual beli rumah atau properti lainnya.

Dalam jual beli rumah atau jenis properti lain, pihak penjual akan meminta calon pembeli untuk menyetorkan sejumlah uang melalui akun rekening bersama.

Setelah itu, pembeli akan mendapatkan bukti pembayaran rumah. Lalu, proses jual beli dilanjutkan melalui verifikasi hingga penyerahan kunci properti kepada pelanggan.

2. Online Escrow

Jenis akun rekening bersama lainnya, yakni online escrow.

Akun rekening bersama yang satu ini digunakan dalam transaksi jual beli online untuk melindungi pihak penjual maupun pembeli.

Ketika pembeli melakukan pemesanan barang, mereka akan diarahkan untuk mengirim biaya yang telah ditentukan ke akun rekening bersama.

Apabila pesanan sudah dikirimkan dan diterima oleh penjual, maka pembeli dapat mencairkan uang di dalam rekening bersama tersebut.

Jika ada kendala dalam pengiriman barang, seperti kondisi barang yang rusak dan tidak sesuai pesanan, maka uang yang dikirim ke rekening bersama bisa dikembalikan (refund).

Dengan begitu, transaksi jual beli akan lebih aman dan nyaman bagi kedua belah pihak yang terlibat.

3. Stock Escrow

Jenis akun rekening bersama lainnya adalah stock escrow.

Ini merupakan akun rekening bersama yang digunakan dalam transaksi jual beli saham.

Stock esrow dipakai untuk membayar saham melalui dokumen perjanjian sebagai syarat pemindahtanganan.

Sebelum pembeli baru mendapatkan sahamnya, mereka harus menunggu habisnya perjanjian dari pemilik sebelumnya.

Dengan begitu, barulah kepemilikan saham bisa dipindahtangankan.

Baca Juga: 8 Rekomendasi Aplikasi Pembayaran Online Terbaik dan Praktis

Manfaat Escrow Account

manfaat escrow account
(Foto transaksi online. Sumber: Unsplash.com)

Berikut beberapa manfaat rekening bersama dalam transaksi jual beli:

1. Melindungi Transaksi Pembeli

Adanya akun rekening bersama sebagai pihak ketiga membuat transaksi keamanan belanja online semakin aman.

Sebelum adanya akun rekening bersama, beberapa kasus penipuan marak terjadi.

Beberapa kasus ditemukan bahwa pembeli terkena tindakan penipuan dari penjual nakal yang tidak mengirimkan barang.

Padahal, pembeli telah melakukan pengiriman uang ke rekening penjual sesuai harga yang disepakati.

Dengan rekening bersama, keamanan transaksi jual beli lebih terjaga. Sebab, penjual tidak akan bisa mencairkan uang yang dikirimkan pembeli sebelum pesanannya diproses.

Apabila penjual tidak segera mengirimkan pesanan pembeli, maka pihak pembeli berhak memeroleh uangnya kembali.

Jadi, pembeli tidak mengalami kerugian material akibat kehilangan uang yang telah dibayarkan kepada penjual.

2. Memberikan Keamanan untuk Penjual

Selain melindungi pihak pembeli, rekening bersama yang digunakan untuk transaksi jual beli juga dapat melindungi penjual.

Banyaknya transaksi bisa saja membuat penjual lengah akibat desakan pembeli yang menyebutkan bahwa sudah melakukan proses transfer.

Akibat carut marutnya situasi, penjual langsung mengirimkan barang tanpa melihat aktivitas transaksi rekening. Padahal, pihak pembeli belum tentu telah melakukan transfer.

Pada akhirnya, hal-hal seperti ini bisa merugikan pihak penjual. Mereka bisa merugi karena mengirimkan pesanan yang belum dibayar.

Hal tersebut memang bisa saja merupakan kesalahan penjual, akan tetapi tak menutup kemungkinan juga bagi pembeli untuk memanfaatkan celah ini sebagai motif penipuan.

Di luar sana, tak sedikit pula pembeli yang berusaha mengelabui penjual dengan mengirimkan bukti transfer palsu dan motif penipuan lainnya.

Kejadian-kejadian yang terjadi seperti di atas tidak akan terjadi lagi karena hadirnya akun rekening bersama sebagai pihak ketiga.

Iklim belanja online diharapkan bisa lebih meningkat dari segi keamanan dan kemudahan pembayaran dengan menghadirkan pihak ketiga untuk saluran penyimpanan uang sebelum transaksi terselesaikan.

Baca Juga: 8 Cara Sinkronisasi Bisnis Digital agar Usahamu Relevan Sesuai Zaman

Nah, itu dia penjelasan mengenai akun rekening bersama yang bisa menjaga keamanan dan kenyamanan transaksi.

Bagi kamu yang berbisnis online, bisa memanfaatkan rekber sebagai pihak ketiga dalam transaksi. Jadi, pihak penjual dan pembeli sama-sama terlindungi dan terhindar dari risiko kerugian.