Fungsi Emiten dan Perannya dalam Bursa Efek

Share this Post

emiten adalah
Table of Contents

Emiten merupakan salah satu pihak yang terlibat dalam bursa efek. Apa fungsi dan peran yang dimainkannya?

Bisnis investasi memang menarik untuk dibahas. Bisnis yang satu ini nampaknya juga masih disukai banyak orang, baik itu investasi saham, obligasi, pasar uang, maupun kripto.

Dalam investasi, ada beragam istilah yang akrab kamu temui dan tentu perlu kamu pahami. Pengetahuan tentang istilah-istilah tersebut adalah hal dasar yang harus kamu pahami.

Baca Juga: Margin of Safety Adalah Prinsip yang Digunakan dalam Investasi dan Akuntansi

Dalam investasi berbagai sekuritas seperti saham, obligasi, surat berharga, dan sejenisnya sering ditemukan istilah emiten.

Singkatnya, emiten adalah pihak yang menerbitkan efek kepada masyarakat. Artinya, sebuah lembaga atau pihak yang terlibat dalam bursa efek. Istilah ini sering kali kurang diperhatikan oleh investor.

Padahal, pihak ini menjadi salah satu faktor kunci dalam menentukan kualitas aset yang diperjualbelikan. Memahami fungsi dan perannya adalah hal dasar yang perlu kamu ketahui.

Memahami Definisi Emiten

emiten
(Foto perusahaan investasi. Sumber: Freepik.com)

Menurut Investopedia, emiten adalah badan hukum yang mengembangkan, mendaftarkan, dan menjual sekuritas. Pihak tersebut dapat berupa korporasi, perwalian investasi, dan pemerintah dalam atau luar negeri. 

Secara hukum, pihak ini bertanggung jawab atas kewajiban untuk melaporkan kondisi keuangan, perkembangan material, dan kegiatan operasional lainnya sebagaimana diwajibkan oleh peraturan yurisdiksi yang ada.

Emiten paling sering menyediakan sekuritas saham umum dan preferen, obligas, surat utang, tagihan, dan derivatif. Selain itu, mengumpulkan dana dari kumpulan investor untuk menerbitkan saham reksa dana atau exchange traded fund (ETF).

Menurut Undang Undang Nomor 8 Tahun 1995 Tentang Pasar Modal, emiten adalah pihak yang melakukan penawaran umum.

Sedangkan, dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 43/POJK.04/2020, emiten adalah pihak yang melakukan penawaran umum berupa efek berdasarkan tata cara yang diatur dalam peraturan undang-undang yang berlaku.

Menurut OJK, pihak ini dapat menawarkan efek yang berupa surat pengakuan utang, surat berharga komersial, saham, obligasi, tanda bukti utang, unit penyertaan kontrak investasi kolektif, kontrak berjangka atas efek, dan setiap derivatif dari efek.

Jenis efek yang lain adalah Sukuk, yang merupakan efek syariah. Ini merupakan akad dan cara penerbitannya sesuai dengan prinsip syariah di pasar modal. Umumnya badan hukum ini melakukan penawaran efek melalui pasar modal untuk saham, obligasi, dan sukuk.

Emiten wajib menyampaikan pernyataan pendaftaran untuk melakukan penawaran umum dan perusahaan publik wajib menyampaikan pernyataan pendaftaran sebagai perusahaan publik.

Baca Juga: Pahami Exposure, Ini 3 Maknanya dalam Investasi dan Bisnis

Emiten dan Investor

Fungsi Emiten dan Perannya dalam Bursa Efek
(Foto meeting perusahaan investasi. Sumber: Freepik.com)

Entitas atau pihak yang membuat dan menjual saham atau jenis sekuritas lain disebut sebagai emiten, maka pihak yang membeli sekuritasnya adalah investor.

Dalam beberapa kasus, investor juga disebut sebagai pemberi pinjaman. Pada dasarnya, investor meminjamkan dana kepada pihak tersebut yang dapat dibayar kembali ketika obligasi jatuh tempo atau penjualan saham. 

Akibatnya, juga dianggap sebagai peminjam, dan investor harus hati-hati memeriksa risiko gagal bayar peminjam sebelum membeli sekuritas atau meminjamkan dana kepada pihak tersebut.

Maka dari itu, badan hukum tersebut juga memiliki skor kredit yang dapat mempengaruhi peringkatnya di pasar efek. Pemberian skor kredit ini sama halnya seperti skor kredit yang berlaku untuk individu.

Semakin baik skornya, maka kredibilitasnya juga semakin baik. Emiten dengan peringkat AAA dianggap memiliki riwayat pengembalian utang yang baik. Sementara itu, yang berperingkat B atau lebih rendah memiliki risiko gagal bayar yang semakin tinggi.

Baca Juga: Lebih Untung Mana, Bisnis Trading atau Investasi?

Fungsi Emiten

Fungsi Emiten dan Perannya dalam Bursa Efek
(Foto perusahaan emiten. Sumber: Freepik.com)

Menurut The Balance, emiten adalah setiap entitas yang berusaha mengumpulkan uang melalui penerbitan saham, obligasi, atau sekuritas lainnya. 

Umumnya, tujuan mereka dalam menerbitkan sekuritas adalah untuk mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya dari investor.

Fungsi utamanya memberikan penawaran surat berharga kepada publik. Badan hukum ini memberikan kesempatan kepada perusahaan untuk memperoleh tambahan modal dengan melakukan Initial Public Offering (IPO).

Menurut Nasdaq, IPO atau masa penawaran umum adalah penjualan saham pertama perusahaan kepada publik. Artinya, juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan investasi dengan membeli sejumlah sekuritas.

Badan hukum ini juga berfungsi mengelola dana yang dikumpulkan dari investor dengan seefisien mungkin.

Nantinya, pihak tersebut wajib merilis laporan keuangan setiap kuartal sebagai bentuk pertanggung jawaban.

Baca Juga: Jangan Salah, Ini 10 Perusahaan Sekuritas yang Terdaftar OJK

Peran Emiten dalam Pasar Modal

Fungsi Emiten dan Perannya dalam Bursa Efek
(Foto peran emiten. Sumber: Freepik.com)

Pasar modal adalah tempat bertemunya investor dengan emiten. Tak hanya itu, dalam pasar modal ada juga pihak perantara yang disebut sebagai broker. Perusahaan yang go public membutuhkan pasar modal untuk menjual sahamnya.

Bagi investor, adanya pasar modal menjadi tempat untuk mencari dan membeli saham perusahaan lain. Sementara itu, bagi negara pasar modal dapat mendorong perekonomian.

Peran utamanya dalam pasar modal tentu menyediakan dan menawarkan efek kepada investor untuk menanamkan modal mereka.

Dengan membeli efek yang ditawarkan badan hukum tersebut, investor telah meminjamkan uang mereka dengan harapan pengembalian yang lebih besar.

Peran lainnya adalah membantu investor menanamkan modal, meramaikan pasar modal dengan mewakili berbagai perusahaan, membuka kesempatan kepada investor asing untuk terlibat, dan menjadi sarana bagi perusahaan untuk mendapat suntikan modal.

Baca Juga: Sederet Bisnis Jeff Bezos, dari E-Commerce hingga Roket

Contoh Emiten dalam Pasar Modal

Fungsi Emiten dan Perannya dalam Bursa Efek
(Foto peran emiten. Sumber: Freepik.com)

Sebenarnya, emiten tidak terbatas pada perusahaan saja. Namun, pelakunya memang lebih didominasi oleh perusahaan swasta maupun BUMN baik perusahaan terbuka (Tbk) maupun perusahaan tertutup.

Pelau ini dapat berbentuk perseorangan, perusahaan, usaha bersama, asosiasi usaha, atau lembaga lainnya. Namun, tidak semua perusahaan merupakan emiten. Hanya perusahaan yang saham atau obligasinya diperjual belikan di pasar modal.

Itulah sebabnya harus melakukan IPO. Nah, emiten yang sudah melakukan IPO selanjutnya disebut sebagai perusahaan publik. Apa saja contohnya yang ada di Bursa Efek Indonesia?

  • Mahkota Group Tbk. (MGRO)
  • Sampoerna Agro Tbk. (SGRO)
  • Salim Ivomas Pratama Tbk. (SIMP)
  • BFI Finance Indonesia Tbk. (BFIN)
  • Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk. (AGRO)
  • Bank Capital Indonesia Tbk. (BACA)
  • Bank Central Asia Tbk. (BBCA)
  • Bank Negara Indonesia Tblk. (BBNI)
  • Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI)
  • Atlas Resource Tbk. (ARII)
  • Borneo Lumbung Energi dan Metal Tbk. (BORN)
  • Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG)
  • Kapuas Prima Coal Tbk. (ZINC)

Baca Juga: Fungsi dan Jenis Margin Profit yang Perlu Kamu Ketahui

Selain yang disebutkan di atas, masih banyak lagi contoh yang sudah melantai di bursa efek. Setiap pelakunya akan memiliki inisial nama yang terdiri atas empat huruf.

Itulah penjelasan tentang emiten dan perannya dalam pasar modal. Tentu kamu sudah semakin memahami pentingnya emiten dalam menentukan jenis investasi ya!