Dampak Kebakaran Gudang JNE, 5 Brand Ini Tutup Penjualan

Share this Post

kebakaran gudang jne
Table of Contents

Kebakaran gudang JNE terjadi pada hari Senin, 12 September 2022. Akibatnya, ada beberapa brand yang merugi. Apa penyebabnya?

Gudang JNE yang berlokasi di Jalan Pekapuran, Curug, Cimanggis, Kota Depok terbakar hebat pada hari Senin (12/9) lalu. Gudang tersebut menyimpan berbagai produk dari beberapa brand Indonesia.

Kebakaran gudang JNE mengakibatkan kerugian bagi beberapa brand dan sangat berpotensi mengganggu proses pengiriman barang. JNE sendiri merupakan perusahaan logistik terbesar di Indonesia.

JNE didirikan tahun 1990 dengan nama PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) yang melayani masyarakat dalam urusan jasa kepabeanan atau impor dari luar negeri ke Indonesia.

Saat ini, JNE memiliki lebih dari 6.000 lokasi layanan dengan jumlah karyawan lebih dari 40.000 orang. Lebih dari 150 lokasi JNE telah terhubung dengan sistem komunikasi online.

Ingin tahu bagaimana kronologi kebakaran gudang JNE dan brand apa saja yang terdampak? Berikut penjelasannya.

Baca Juga: Daftar Istilah Dalam Ekspedisi, Yuk Ketahui Agar Tidak Bingung

Kronologi Kebakaran Gudang JNE

Kebakaran gudang JNE terjadi pada hari Senin, 12 September 2022 lalu. Gudang penyimpanan paket tersebut juga berfungsi sebagai warehouse sejumlah brand Indonesia.

Kebakaran yang terjadi turut melahap habis produk-produk milik brand yang disimpan di dalam warehouse. Kebakaran sendiri terjadi sekitar pukul 04.51 WIB.

Api berhasil dipadamkan beberapa sekitar pukul 08.57 WIB. Diketahui, kebakaran tersebut berdampak bagi sejumlah pelaku usaha mulai dari fashion sampai kecantikan. Ada beberapa dugaan penyebab kebakaran gudang JNE tersebut.

Dugaan pertama, kebakaran dipicu akibat korsleting listrik yang terjadi di area gudang. Namun, dugaan tersebut masih dalam penelusuran. Selain itu, muncul dugaan lain bahwa kebakaran berasal dari gudang penyimpanan Eiger.

Kanit Reskrim Polsek Cimanggis AKP Hendra mengatakan bahwa kebakaran awalnya muncul dari gudang penyimpanan Eiger.

Dalam gudang tersebut tak hanya menyimpan produk Eiger, namun juga produk makanan, elektronik, dan berbahan plastik yang mudah terbakar.

Proses pemadaman api mengalami kendala akibat banyaknya produk yang disimpan dalam gudang. Untuk mengungkap penyebab kebakaran secara pasti, dibutuhkan penelusuran lanjutan dari Pusat Laboratorium Forensik Polri.

Hingga saat ini, kepolisian sudah memanggil lima saksi untuk dimintai keterangan terkait kebakaran tersebut.

Baca Juga: Arti Ekspedisi dalam Bisnis dan Pengiriman Barang

Brand yang Terdampak Kebakaran Gudang JNE

kebakaran gudang JNE
(Foto gudang barang. Sumber: Unsplash.com)

Kebakaran gudang JNE dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, api yang melahap area pergudangan menimbulkan kerugian bagi sejumlah brand yang menggunakan jasa warehouse tersebut.

Setidaknya, ada lima brand yang terdampak hingga miliaran rupiah sampai harus membatalkan pesanan pelanggan.

1. Eiger

Dikutip dari DetikTravel, GM E-Commerce Eiger Adventure, Jason Wuysang mengatakan bahwa Eiger mengalami kerugian hingga puluhan miliar akibat kebakaran yang terjadi di gudang JNE.

Akibanya, Eiger belum bisa melakukan layanan bisnisnya di beberapa platform online, khususnya Shopee setidaknya selama 7 hari ke depan. Pasalnya, gudang yang terbakar menyimpan produk Eiger yang akan dikirim untuk pembelian online.

2. Rose All Day

Dampak Kebakaran Gudang JNE, 5 Brand Ini Tutup Penjualan
(Foto pengumuman Rose All Day. Sumber: Instagram.com/roseallday.co)

Tak hanya Eiger, kebakaran gudang JNE juga berdampak pada beberapa brand lain, salah satunya Rose All Day.

Dikutip dari unggahan di akun Instagram-nya, Rose All Day mengungkapkan bahwa kebakaran di gudang JNE juga melahap warehouse brand tersebut dan menyebabkan semua stok barang habis terbakar.

Akibatnya, penjualan di semua toko online termasuk website dan marketplace ditutup sementara. Pembelian masih dapat dilakukan melalui Sociolla, baik secara online maupun offline serta Sephora.

Baca Juga: 8 Tips Memulai Bisnis Ekspedisi, Cocok Untuk Milenial!

3. Elhus

Brand busana lokal Elhus juga terdampak akibat kebakaran gudang. Elhaus dikenal sebagai brand fashion pria yang juga menyimpan produknya di gudang JNE.

Insiden kebakaran tersebut menyebabkan Elhaus terpaksa menahan semua pesanan sampai waktu yang belum ditentukan. Pembeli yang sudah melakukan pemesanan akan segera dihubungi dalam 24 jam.

4. Pyopp Barefoot Footwear

Tak hanya fashion, brand alas kaki lokal juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggannya pasca kebakaran. Pasalnya, mereka harus tutup sementara waktu lantaran gudang penyimpanan sepatunya ikut dilahap api.

Semua barang yang sudah siap dijual pun habis terbakar. Lebih lanjut, Pyopp memastikan bahwa barang yang dipesan pada hari Jumat-Sabtu sudah dikirimkan kepada konsumen.

Sementara itu, Pyopp masih memiliki sebagian kecil stok di gudang lain dan masih tetap memproduksi sepatu.

Baca Juga: Resi adalah Tanda Terima yang Krusial pada Jasa Ekspedisi, Apa Fungsinya?

5. Taka Craft

Brand lokal selanjutnya yang terdampak kebakaran gudang JNE adalah Taka Craft. Brand ini juga menyimpan produknya di gudang JNE. Akibat kebakaran, pihaknya menghentikan sementara penjualannya.

Konsumen yang pesanannya belum dikirim juga akan dihubungi oleh Taka Craft sesegera mungkin.

Selain kelima brand di atas, ada satu retailer yang juga ikut terdampak yaitu Love and Flair yang juga menyimpan produknya di warehouse JNE. Warehouse service atau layanan sewa gudang sendiri memang banyak digunakan oleh beberapa brand.

Penyewaan warehouse yang bekerja sama dengan perusahaan ekspedisi bisa memudahkan brand dalam mengemas dan mengirim pesanan pelanggan secara langsung yang ditangani oleh pihak ketiga.

Itulah penjelasan terkait kronologi kebakaran gudang JNE yang berdampak pada beberapa brand lokal.