Apa Itu Cloud Hosting? Ketahui Kelebihan dan Kekurangannya

Share this Post

cloud hosting
Table of Contents
shopee pilih lokal

Cloud hosting menyediakan hosting yang dibutuhkan untuk menjalankan situs web di lingkungan virtual tanpa perlu membeli server sebagai peralatan penunjang. Lebih lanjut, yuk simak penjelasan cloud hosting berikut ini.

Mengutip dari laman Business News Daily, saat ini cloud hosting dinilai jauh lebih populer dibandingkan layanan hosting tradisional. Sebab, dapat digunakan secara lebih praktis dan performanya jauh lebih cepat.

Semua kinerja cloud hosting terjadi secara virtual. Di mana server fisik yang biasa digunakan oleh layanan hosting berubah menjadi virtual machine atau cloud server. Kemudian, server tersebut membentuk jaringan yang dapat menghosting situs web.

Dengan cloud hosting, kamu bisa mengelola domain, mengatur akun FTP untuk transfer file jarak jauh, mengedit database secara langsung, dan melakukan berbagai fungsi lainnya yang berkaitan dengan pengelolaan situs web.

Baca Juga: 6 Tips Memilih Jasa Pembuatan Website yang Tepercaya

Jenis Cloud Hosting

Apa Itu Cloud Hosting? Ketahui Kelebihan dan Kekurangannya
(Foto proses hosting web. Sumber: Unsplash.com)

Ada beberapa jenis hosting berbasis cloud yang dapat kamu gunakan untuk menjalankan situs web, di antaranya:

1. Private Cloud

Private cloud merupakan jenis hosting yang diperuntukkan hanya untuk organisasi individual, dan tidak dibagikan oleh entitas lain mana pun.

Ini bisa menjadi solusi cloud terbaik untuk kamu yang membutuhkan layanan hosting berbasis cloud dengan tingkat keamanan tinggi.

2. Public Cloud

Public cloud adalah layanan cloud yang didistribusikan melalui jaringan yang tersedia untuk penggunaan umum.

Jenis cloud yang satu ini mirip dengan menggunakan server bersama layanan hosting tradisional. Namun, sumber daya server virtual dibatasi, ruang disk dan kekuatan pemrosesan juga tidak dibagikan dengan akun lain. Jadi secara sederhananya, kamu hanya berbagi ruang di pusat data.

Saat melakukan hosting dengan public cloud, kamu masih dapat mengonfigurasi lingkungan cloud sehingga aplikasimu dilindungi oleh firewall cloud publik. Dengan begitu, proses hosting bisa tetap dilakukan secara aman.

3. Hybrid Cloud

Jenis hosting berbasis cloud selanjutnya yaitu hybrid cloud, ini mengacu pada infrastruktur yang mengintegrasikan cloud publik, cloud pribadi, dan komputasi lokal.

Dikutip dari laman Ring Central, model cloud hybrid untuk hosting situs web memiliki keuntungan bahwa organisasi dapat menjalankan dan menskalakan beban kerja tradisional atau cloud-native menggunakan paradigma komputasi yang paling tepat.

4. Community Cloud

Community cloud merupakan layanan hosting yang membagi kerangka kerja antara beberapa perusahaan dari komunitas tertentu dengan pertimbangan umum (keamanan, kepatuhan, yurisdiksi, dan lainnya), yang dikelola oleh pihak ketiga.

5. Managed Cloud

Jenis cloud hosting ini menyediakan infrastruktur fisik dan mesin virtual yang diperlukan untuk meng-host aplikasi web, sekaligus menyediakan berbagai infrastruktur dan dukungan tingkat aplikasi.

Managed cloud sangat bagus untuk bisnis kecil dan pemula yang mungkin tidak memiliki akses ke staf IT khusus dalam meng-host situs web.

Baca Juga: Widget Website untuk Situs Web Jualan Online Kamu

Manfaat Cloud Hosting

manfaat cloud hosting
(Foto pengelolaan website. Sumber: Unsplash.com)

Lalu, apa saja manfaat yang bisa kamu dapatkan dari penggunaan hosting berbasis cloud ini? Berikut penjelasan selengkapnya:

1. Keamanannya Terjamin

Dengan menggunakan cloud hosting, kamu bisa mendapatkan keamanan yang lebih baik saat melakukan hosting situs web. Sebab, semua data yang dimiliki bisa tersimpan dengan baik di dalam cloud untuk diakses secara virtual.

Pusat data yang digunakan untuk menyimpan server biasanya memiliki beberapa langkah keamanan. Mulai dari pemindai kartu identitas hingga kamera keamanan, sehingga mencegah individu yang tidak berwenang mengakses atau mengganggu server.

Banyak organisasi lebih menyukai model atau jenis hosting hibrid yang menggabungkan sumber daya komputasi dan penyimpanan yang berada di lokasi. Dengan komputasi dan penyimpanan di lingkungan penyedia cloud.

2. Dapat Diskalakan dan Fleksibel

Cloud hosting juga memiliki kelebihan lain dibanding hosting server tradisional yaitu lebih mudah untuk diskalakan dan sifatnya fleksibel.

Cloud hosting memungkinkan kamu untuk menggunakan sumber daya yang ada di dalamnya sesuai dengan kebutuhan. Menggunakan hosting berbasis cloud juga tidak akan terbatas pada kendala fisik dari satu server.

Oleh karena itu, apabila situs web kamu mengalami traffic ekstra, layanan cloud hosting dapat dengan mudah meminjam sumber daya yang tidak digunakan dari server tambahan.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Template Website Estetik untuk Situs Webmu!

3. Meningkatkan Performa Website

Manfaat lain dari penggunaan hosting berbasis cloud yaitu bisa membantu kamu dalam meningkatkan performa situs web.

Dengan begitu, kamu bisa memiliki hasil dari aksesibilitas mesin pencari yang lebih baik dan meningkatkan pengalaman pengguna bagi pelanggan.

Ini juga memungkinkan rekonsiliasi beban di beberapa server. Jadi, semua pengguna yang mengakses situs web kamu bisa memiliki pengalaman terbaik.

4. Lebih Hemat Biaya

Penggunaan layanan hosting berbasis cloud juga dinilai lebih hemat biaya dibandingkan dengan hosting secara tradisional. Mengapa demikian?

Hal ini karena hosting yang dilakukan menggunakan cloud akan menghilangkan kebutuhan untuk berbelanja, menyimpan, dan mengelola perangkat keras (hardware).

Jadi, kamu bisa menghemat instalasi dan pemeliharaan peralatan yang biasanya dibutuhkan pada layanan hosting tradisional.

Selain itu, kamu tidak harus mempekerjakan banyak karyawan di departemen IT untuk menjalankan infrastruktur website, sehingga sangat hemat biaya untuk organisasi yang lebih kecil. Cocok bagi kamu yang baru mulai berbisnis dalam skala kecil.

Cloud hosting juga akan bekerja pada layanan yang kamu minta. Itu artinya, kamu sebagai pengguna tidak perlu membayar sumber daya yang memang tidak digunakan.

Sistem pembayaran seperti ini menjadikan cloud hosting sebagai metode penyimpanan yang relatif murah daripada layanan lainnya.

5. Mudah Digunakan dan Dikelola

Layanan hosting berbasis cloud sering kali lebih mudah untuk digunakan daripada layanan hosting tradisional. Oleh karenanya, sangat cocok bagi kamu yang masih pemula.

Kamu tidak memerlukan pengetahuan teknis apa pun untuk dapat mengelola hosting situs web.

Selain itu, proses penyiapan dari pembayaran hingga pendaftaran umumnya hanya membutuhkan beberapa klik. Jadi, penggunaan cloud hosting cukup praktis sehingga banyak disukai pengguna.

Baca Juga: 7 Penyebab Website Down dan Cara Mudah Mengatasinya

Kekurangan Cloud Hosting

kekurangan cloud hosting
(Foto keyboard. Sumber: Pexels.com)

Meskipun ada banyak manfaat dan kelebihan yang ditawarkan, tetapi masih terdapat beberapa kekurangan dari layanan hosting berbasis cloud ini.

Misalnya isu keamanan data pengguna yang cukup mengkhawatirkan akhir-akhir ini karena ada beberapa perusahaan menjadi korban pelanggaran data situs web mereka.

Nah, untuk menghindari pelanggaran keamanan data ini, kamu sebaiknya melakukan praktik terbaik untuk menjamin keamanan hosting web. Contohnya dengan melakukan pencadangan teratur, pemantauan, pemasangan sertifikat SSL, dan pemindaian malware secara rutin.

Masalah aksesibilitas juga menjadi salah satu perhatian utama dalam penggunaan hosting yang berbasis cloud.

Karena kerangka kerja hosting internet berada di dalam cloud, akses pengguna ke data mereka bergantung pada akses Internet.

Walau saat ini akses internet tidak sulit untuk didapat, akan tetapi pengguna bisa saja mengalami kendala selama proses perbaruan data apabila akses internetnya kurang stabil.

Itu dia penjelasan seputar layanan hosting berbasis cloud yang perlu kamu ketahui. Semoga informasinya bisa membuat kamu semakin paham dengan cara kerja hosting situs web, ya.

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X