7 Tips Bisnis Hewan Kurban, Manfaatkan Momen Idul Adha!

Share this Post

bisnis hewan kurban
Table of Contents

Usai momen Ramadan dan Lebaran, masyarakat siap menyambut Hari Raya Idul Adha. Tren usaha musiman pun bergeser menjadi bisnis hewan kurban.

Menjelang Idul Adha, banyak umat Islam yang mencari hewan kurban, seperti sapi, kerbau, kambing, atau domba.

Ini bisa menjadi peluang usaha dengan keuntungan besar untuk kamu coba.

Meski terbilang bisnis musiman, akan tetapi bisnis hewan kurban bisa mendatangkan banyak keuntungan. Bahkan, hingga berkali-kali lipat dari modal yang dikeluarkan.

Dengan potensi keuntungan yang besar seperti ini, kamu mungkin tertarik untuk mencobanya.

Baca Juga: Tips Mengembangkan Bisnis Hewan Peliharaan yang Sustainable

Cara Memulai Bisnis Hewan Kurban

cara memulai bisnis hewan kurban
Foto: Pexels.com

Namun sebelum memulai bisnis hewan kurban, cari tahu dahulu apa saja tipsnya berikut ini:

1. Menyiapkan Modal Usaha

Langkah pertama yang perlu kamu persiapkan adalah menyiapkan modal usaha. Karena yang kamu jual merupakan hewan ternak, maka modal bisnis yang dibutuhkan cukup besar.

Apalagi, hewan kurban yang dijual bisa beragam tergantung jenisnya.

Misalnya sapi, harga hewan yang satu ini pasti akan lebih mahal dibandingkan hewan lain seperti kambing atau domba.

Jika kamu membeli hewan kurban dari peternakan menjelang momen Idul Adha untuk dijual kembali, harganya pun cenderung melambung tinggi.

Nah sebagai solusinya, kamu bisa membuka peternakan hewan kurban sendiri. Belilah anak sapi, kerbau, kambing, atau domba dan dibesarkan dari jauh-jauh hari sebelum Idul Adha tiba.

Bisa juga membeli sepasang hewan ternak untuk dikembangbiakkan.

Apabila kamu ingin mencoba cara yang satu ini, pastikan kamu memiliki pengetahuan tentang cara perawatan hewan kurban yang cukup, ya.

Selama proses pengembangbiakkan hewan juga dibutuhkan biaya yang tak sedikit. Baik untuk pakan, vitamin yang mungkin dibutuhkan, menyediakan kandang, dan lain-lain.

2. Pahami Seluk Beluk Hewan Kurban

Hal lainnya yang perlu kamu persiapkan sebelum memulai bisnis hewan kurban, yakni pastikan untuk memiliki pemahaman yang cukup tentang hewan kurban.

Sebab, agama Islam memiliki peraturan atau ketetapannya sendiri mengenai hewan kurban yang layak untuk disembelih saat Idul Adha.

Beberapa ketentuan hewan yang layak untuk dikurbankan di antaranya:

  • Hewan yang dijual harus merupakan hewan kurban yang memang diperbolehkan dalam syariat Islam, seperti sapi, kerbau, kambing atau domba
  • Hewan harus dalam keadaan sehat, tidak diperbolehkan untuk memperjualbelikan hewan kurban yang sedang sakit
  • Hewan tidak boleh dalam keadaan cacat fisik, misalnya kaki hewan pincang, salah satu matanya buta, atau terjangkit penyakit tertentu
  • Usia hewan kurban harus sesuai syariat, untuk sapi harus genap 2 tahun, masuk tahun ketiga, kambing genap 1 tahun masuk tahun kedua, dan domba genap 6 bulan masuk bulan ketujuh

Kemudian, transaksi jual beli hewan kurban haruslah halal dan tidak mengandung riba.

Baca Juga: Bisnis Ikan Koi: Peluang Bisnis dan Tips Memulainya

3. Sediakan Kandang dan Pakan

Jika kamu ingin memulai bisnis hewan kurban, tentu saja kamu perlu menyediakan kandang dan pakannya.

Sebab, hewan yang dijual harus dalam keadaan hidup, bukan hewan yang sudah disembelih.

Sebelum memilih tempat untuk membuat kandang hewan, pastikan lokasinya tepat sehingga proses tumbuh kembang dan kesehatannya terjaga.

Ada banyak sekali aspek yang harus kamu perhatikan dalam membuat kandang hewan kurban.

Misalnya, memastikan kandang benar-benar melindungi hewan, kandang dekat dengan air bersih dan sumber pakan, jauh dari permukiman, tak banyak dilalui lalu lintas umum, dan pembuangan limbah mudah dilakukan.

Tidak hanya kandang, kamu juga perlu memerhatikan pakan yang digunakan untuk hewan kurban.

Gunakanlah pakan yang berkualitas dengan kandungan nutrisi seimbang sehingga hewan tumbuh sehat.

Pakan yang baik dapat menghasilkan daging hewan yang berkualitas. Oleh karena itu, pastikan kamu memilih pakan terbaik.

4. Memilih Lokasi Usaha

tips bisnis hewan kurban
Foto: Pexels.com

Untuk membuka bisnis hewan kurban, kamu sebaiknya berjualan langsung sehingga calon pelanggan bisa melihat kondisi hewan secara langsung dan lebih mantap dalam memilihnya.

Menjelang Idul Adha, biasanya penjual hewan kurban banyak ditemui di tempat-tempat yang strategis. Misalnya, di pinggir jalan yang ramai dilalui orang atau mungkin di dekat tempat ibadah.

Kamu bisa mencoba lokasi-lokasi tersebut agar bisa menjangkau calon pelanggan dengan lebih mudah. Namun tentunya, ada banyak hal yang perlu kamu persiapkan.

Mulai dari membuatkan kandang yang layak untuk hewan kurban hiagga menyediakan pakan yang berkualitas dan cukup.

Jika sudah memilih tempat usaha yang pas, kamu juga perlu menyiapkan keamanan yang cukup. Jadi, hewan kurban yang akan dijual terhindar dari pencurian oknum yang tak bertanggungjawab.

Dalam hal ini, kamu perlu siap siaga untuk menjaga kandang hewan kurban. Bila perlu, pekerjakanlah karyawan tambahan untuk membantu kamu menjaga hewan kurban.

Baca Juga: 10 Ide Usaha yang Cocok untuk Pemula di Pedesaan

5. Perhatikan Kesehatan Hewan Kurban

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, salah satu syarat hewan kurban yang layak disembelih ketika Idul Adha adalah harus dalam kondisi sehat.

Oleh karenanya, kamu perlu memerhatikan aspek kesehatan hewan saat memutuskan untuk bisnis hewan kurban.

Misalnya, dengan menyediakan pakan yang berkualitas dan cukup sesuai kondisi hewan itu sendiri.

Bila perlu, berikan juga vitamin pada hewan kurban yang kamu jual sehingga kondisi tubuhnya lebih prima dan daging yang dihasilkan lebih berkualitas nantinya.

Ketika merawatnya, pastikan untuk selalu hati-hati jangan sampai hewan yang sehat jatuh sakit atau mengalami cacat.

Selain tidak bisa kamu jual, hewan yang memiliki penyakit juga cukup berisiko untuk hewan lainnya yang hidup dalam satu kandang.

Maka, pastikan kamu paham bagaimana cara perawatan hewan kurban yang tepat, ya.

6. Ketahui Harga Jual di Pasaran

Hal lain yang tak kalah penting untuk diperhatikan ketika berbisnis hewan kurban ialah mengetahui harga jual di pasaran.

Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan keuntungan yang sepadan. Tidak terlalu murah atau pun mahal.

Untuk mengetahui harga jual hewan kurban yang ada di pasaran, kamu perlu melakukan riset pasar.

Coba lihat berapa kisaran harga jual hewan kurban dari peternakan lain. Cari tahu juga kisaran harga jual daging.

Biasanya, harga jual hewan akan ditentukan berdasarkan bobotnya. Jadi, kamu juga perlu menyediakan timbangan khusus hewan ternak.

Harga jual hewan kurban juga bisa ditentukan dari jenisnya. Misalnya, hewan kurban seperti sapi pasti akan memiliki harga jual yang lebih tinggi dibanding kambing atau domba.

Baca Juga: 5 Ide Bisnis Setelah Lebaran yang Paling Menguntungkan

7. Promosikan Online

Meski kamu berjualan secara langsung, tetapi mempromosikan bisnis hewan ternak secara online juga diperlukan.

Apalagi di era serba digital saat ini, kekuatan internet sangatlah luar biasa. Jadi, jangan sampai kamu melewatkan media sosial untuk promosi bisnis.

Buatlah akun bisnis yang profesional di media sosial dan mulai beriklan. Misalnya, dengan mengunggah foto-foto hewan kurban yang dijual dengan deskripsi menarik.

Jangan lupa cantumkan alamat dan informasi kontak agar pelanggan lebih mudah dalam menghubungi kamu.

Selain media sosial, kamu bisa membuat profil bisnis di platform Google My Business.

Dengan memberitahukan alamat lengkap mengenai lokasi usaha kamu, pelanggan pun akan lebih mudah untuk menemukan dan menjangkaunya jika mereka ingin membeli hewan kurban.

Itu dia beberapa tips bisnis hewan kurban yang bisa kamu coba. Semoga bisnis hewan kurban milikmu sukses!